Bertepatan pada hari Snin, 20 Oktober 2025, Pengadilan Agama Nganjuk turut serta dalam kegiatan Kuliah Umum yang disampaikan oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-44 Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui siaran langsung pada Senin, 20 Oktober 2025, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, dari Gedung Pertemuan R.P. Mohammad Noer, Kampus UTM, Bangkalan. Kehadiran Ketua MA RI dalam forum ilmiah ini menjadi momentum bersejarah bagi sivitas akademika UTM, termasuk lembaga peradilan yang mengikuti secara virtual. Kuliah Umum ini mengangkat tema “Reformasi Peradilan dan Masa Depan Hukum di Indonesia: Tantangan dan Harapan” yang relevan dengan dinamika hukum nasional saat ini.

Acara dibuka dengan sambutan penuh semangat dari Dekan Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura, Wakil Bupati Bangkalan, dan Rektor Universitas Trunojoyo Madura. Ketiganya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Mahkamah Agung RI dan menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan lembaga peradilan dalam membangun sistem hukum yang berkeadilan. Mereka juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen Dies Natalis ini sebagai refleksi dan motivasi dalam memperkuat integritas serta profesionalisme hukum di Indonesia. Sambutan tersebut menjadi pemantik semangat bagi peserta kuliah umum, termasuk dari kalangan peradilan agama, untuk terus berkontribusi dalam reformasi hukum yang berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, Ketua MA menekankan bahwa reformasi peradilan harus berlandaskan pada ilmu pengetahuan, bukan semata-mata pada gelar akademik. Beliau mengajak seluruh insan hukum untuk menyelesaikan persoalan hukum dengan pendekatan ilmiah, etika profesi, dan keberpihakan terhadap keadilan substantif. Ketua MA juga menyoroti pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang inklusif dalam sistem peradilan. Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, beliau meluncurkan Program Konsultasi dan Bantuan Hukum Gratis bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan, yang diharapkan dapat memperluas akses keadilan.

Menutup kuliah umum, Prof. Sunarto menyampaikan harapan agar generasi muda hukum mampu menjadi agen perubahan dalam membangun masa depan hukum Indonesia yang lebih adil dan berintegritas. Beliau menegaskan bahwa tantangan globalisasi, digitalisasi, dan kompleksitas sosial menuntut adaptasi dan inovasi dalam praktik hukum. Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga pendidikan, peradilan, dan masyarakat sipil menjadi kunci dalam mewujudkan reformasi hukum yang berkelanjutan. Kuliah Umum ini memberikan inspirasi dan arah strategis bagi seluruh peserta, termasuk Pengadilan Agama Nganjuk, untuk terus berkontribusi dalam membangun sistem hukum yang responsif dan berkeadilan. (oNe)
Follow juga akun Media Sosial PA. Nganjuk :
Website : https://www.pa-nganjuk.go.id/
Instagram : https://www.instagram.com/panganjuk/
Facebook : https://www.facebook.com/pengadilanagama.nganjuk/
Youtube : https://www.youtube.com/@panganjuktv9264/videos
Tiktok : https://www.tiktok.com/@panganjuk
Twitter : https://x.com/pa_nganjuk/