img-logo img-logo
PEGAWAI PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR “AI UNTUK KEHIDUPAN: MEMBANGUN MASA DEPAN DIGITAL”
PEGAWAI PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR “AI UNTUK KEHIDUPAN: MEMBANGUN MASA DEPAN DIGITAL”
Tanggal Rilis Berita : 24 Oktober 2025, Pukul 15:38 WIB, Telah dilihat 36 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Pegawai Pengadilan Agama Situbondo, Moh. Hilmi mengikuti kegiatan Webinar AI untuk Kehidupan: Membangun Masa Depan Digital pada Jumat, 24 Oktober 2025. Acara ini dilaksanakan secara daring dan diikuti di ruang Kepaniteraan dengan suasana yang penuh antusias. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber inspiratif, Abu Fakhri, yang membahas mengenai penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Narasumber memaparkan berbagai kemajuan teknologi yang kini telah menyentuh sektor kesehatan, pendidikan, dan layanan publik.

WhatsApp Image 2025 10 24 at 14.51.42

“Kita hidup di era di mana teknologi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan,” ujar Abu Fakhri membuka pemaparannya. Dalam materinya, Abu Fakhri menjelaskan tentang The Impact of AI in Healthcare atau dampak kecerdasan buatan di bidang kesehatan. Ia menyampaikan bahwa AI mampu meningkatkan akurasi diagnosis serta efisiensi layanan medis. Berdasarkan penelitian Ashrafur Rahman dan timnya di PubMed Central, AI bahkan dapat mendiagnosis kanker dari hasil scan dengan akurasi di atas 90 persen.

WhatsApp Image 2025 10 24 at 08.19.03

“AI mempercepat analisis data dan deteksi penyakit, sehingga tenaga medis dapat fokus pada pelayanan yang lebih efektif,” jelasnya. Para peserta tampak tertarik dengan data dan hasil riset yang disampaikan. Suasana webinar menjadi semakin hidup ketika narasumber menampilkan contoh penerapan AI dalam dunia medis. Lebih lanjut, narasumber memaparkan bahwa AI juga membantu personalisasi pengobatan dan otomatisasi data pasien.

Dengan adanya sistem berbasis AI, dokter dapat menghemat waktu administrasi dan lebih fokus pada pengambilan keputusan klinis. Abu Fakhri mengutip hasil riset dari David Olawade dan tim di Sciencedirect, yang menunjukkan peningkatan efisiensi kerja dokter melalui sistem ini. “Teknologi AI membantu manusia, bukan menggantikan manusia,” tegasnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa peran tenaga profesional tetap penting dalam layanan kesehatan modern. Para peserta pun memberikan respons positif terhadap pemaparan tersebut.