Pegawai Pengadilan Agama Situbondo, Q. Romadhani, S.H., mengikuti Monday Forum Special International Webinar bertajuk Indonesia Islamic Finance Outlook pada Senin, 27 Oktober 2025. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring dan diikuti di ruang Kepaniteraan Pengadilan Agama Situbondo. Webinar ini menjadi wadah diskusi intensif mengenai arah baru keuangan syariah di Indonesia yang relevan bagi aparatur sipil negara. Salah satu materi utama dalam webinar ini adalah pemaparan Abdul Mughni, Lc., M.H.I., yang membahas tentang Maqasid Syariah dalam konteks keuangan Islam.

Maqasid Syariah dikenal sebagai tujuan besar dalam pelaksanaan syariat Islam yang menekankan kemaslahatan umat secara holistik. Materi tersebut menyoroti pentingnya perlindungan dan pemberdayaan masyarakat melalui instrumen keuangan syariah. Mengacu pada prinsip Maqasid Syariah, umat Islam diharapkan menjaga martabat, keamanan, dan ketahanan masa depan. “Syariah bukan hanya ritual, melainkan payung bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi,” tutur Abdul Mughni. Pesan ini menjadi refleksi mendalam bagi seluruh ASN yang hadir.

Dalam forum tersebut, konsep ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Wakaf) diangkat sebagai solusi konkret jaring pengaman sosial di lingkungan ASN. ZISWAF dipahami bukan hanya instrumen ibadah, melainkan sistem yang mendukung stabilitas dan kesejahteraan pegawai serta masyarakat luas. Abdul Mughni menekankan urgensi pemanfaatan ZISWAF secara terstruktur dan berdaya guna. "ZISWAF harus menjadi bagian dari kebijakan sosial bagi ASN," tegas beliau. Hal ini menjadi pendorong bagi ASN PA Situbondo agar aktif berpartisipasi dalam gerakan filantropi Islam. Implementasi ZISWAF di lingkungan peradilan agama tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga komunitas.
Webinar juga menyinggung tentang proteksi terhadap kemunduran serta penghinaan sosial, sebagaimana diamanatkan melalui keuangan Islam. Keuangan syariah diharapkan mampu melindungi ummah dari berbagai krisis, baik ekonomi maupun sosial. Dalam forum, peserta berdiskusi interaktif bagaimana sistem keuangan Islam dapat memberikan perlindungan inklusif bagi ASN. “Peran ASN sangat vital sebagai garda terdepan perlindungan harkat dan martabat umat,” tegas narasumber. Perlindungan ummah menjadi tugas bersama, tidak hanya tanggung jawab individu.