img-logo img-logo
PEGAWAI PA SITUBONDO IKUTI FORUM INSPIRATIF TENTANG MUSIK DAN KEMAJUAN DAERAH
PEGAWAI PA SITUBONDO IKUTI FORUM INSPIRATIF TENTANG MUSIK DAN KEMAJUAN DAERAH
Tanggal Rilis Berita : 28 Oktober 2025, Pukul 10:53 WIB, Telah dilihat 56 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Pegawai Pengadilan Agama Situbondo, Fani Rahma, mengikuti kegiatan Sharing Session bertema “Musik Sebagai Motor Ekonomi Kreatif: Peran Strategis Pemuda dalam Kemajuan Daerah” pada Senin, 27 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti dari Ruang Kesekretariatan Pengadilan Agama Situbondo. Acara tersebut menghadirkan narasumber inspiratif, Aji Mirza Hakim, yang membahas peran penting generasi muda dalam membangun ekonomi daerah melalui musik. Forum ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari ASN muda, pelaku seni, hingga komunitas kreatif. “Pemuda masa kini memiliki potensi luar biasa dalam menggerakkan perekonomian kreatif daerah,” ujar Aji membuka sesi.

WhatsApp Image 2025 10 27 at 16.08.24

Dalam pemaparannya, Aji Mirza Hakim menjelaskan bahwa musik bukan sekadar hiburan, tetapi juga merupakan motor penggerak ekonomi kreatif. Ia menekankan pentingnya peran pemuda sebagai aktor utama dalam menciptakan karya yang orisinal dan autentik. “Kalau dulu pemuda berjuang dengan bambu runcing, sekarang pemuda berjuang dengan kreativitas,” ujarnya penuh semangat. Menurutnya, musik mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus menjadi sarana diplomasi budaya yang efektif. Pemuda didorong untuk tidak hanya menjadi penikmat musik, tetapi juga sebagai pencipta dan penggerak industri kreatif. Dengan kreativitas dan teknologi, musik dapat menjadi instrumen kemajuan daerah.

WhatsApp Image 2025 10 27 at 16.03.50

Narasumber juga menyoroti peran pemuda sebagai penggerak komunitas musik lintas daerah dan lintas genre. Kolaborasi antar seniman dan komunitas menjadi kunci penting dalam memperkuat ekosistem musik yang sehat dan berkelanjutan. Lebih lanjut, dijelaskan pula mengenai peran pemuda sebagai pengusaha musik (musikpreneur) yang mampu menciptakan usaha berbasis musik seperti studio rekaman, label, event organizer, dan platform digital. Aji Mirza Hakim menegaskan bahwa dunia musik kini tidak lagi terbatas pada panggung, melainkan merambah ke sektor bisnis dan teknologi. “Anak muda yang kreatif bisa mengubah passion menjadi profesi dan ekonomi baru,” katanya. Narasumber juga mengajak peserta untuk berani memanfaatkan peluang di era digital seperti NFT musik dan platform streaming lokal. Dengan inovasi tersebut, musik tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga sumber ekonomi berkelanjutan. Forum ini membuka pandangan baru tentang potensi besar industri musik daerah.

Selain itu, Aji Mirza juga menjelaskan bahwa pemuda berperan sebagai inovator teknologi musik dengan mengembangkan platform digital dan sistem distribusi modern. Penggunaan teknologi memungkinkan karya musik lokal menjangkau pasar nasional bahkan internasional. “Kita hidup di era tanpa batas, musik lokal pun bisa mendunia bila dikelola dengan baik,” ucapnya. Ia mengajak peserta untuk terus belajar dan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi digital yang pesat. Dengan pemanfaatan teknologi, musik daerah dapat naik kelas dan menjadi identitas kebanggaan lokal.