img-logo img-logo
PRIORITAS LINGKUNGAN: PEGAWAI PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR EMISI KARBON DALAM KONSTRUKSI
PRIORITAS LINGKUNGAN: PEGAWAI PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR EMISI KARBON DALAM KONSTRUKSI
Tanggal Rilis Berita : 29 Oktober 2025, Pukul 15:16 WIB, Telah dilihat 46 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Selasa, 28 Oktober 2025, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pengadilan Agama Situbondo menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan global. Pegawai PA Situbondo, Budiyanto, S.Sos.I., mengikuti kegiatan Webinar BinKon 2025 yang bertema "Emisi Karbon Dalam Pekerjaan Konstruksi". Acara edukatif ini diselenggarakan secara daring, dengan Budiyanto mengikuti sesi dari ruang kesekretariatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas ASN dalam memahami dan menerapkan isu-isu keberlanjutan.

WhatsApp Image 2025 10 28 at 15.20.22

Materi webinar yang disampaikan oleh narasumber Firansyah berfokus pada "Best Practice Reporting Requirements" untuk emisi karbon. Narasumber menjelaskan detail mengenai klasifikasi emisi berdasarkan GHG Protocol Corporate Standard. Klasifikasi ini mencakup Emisi Scope 1 & 2 yang wajib dilaporkan dan Emisi Scope 3 yang perlu diidentifikasi dan diukur, terutama yang signifikan. Firansyah menekankan bahwa perusahaan konstruksi, termasuk entitas publik yang melakukan pembangunan, sebaiknya mengidentifikasi dan mengukur semua sumber signifikan Scope 3.

 

WhatsApp Image 2025 10 28 at 15.24.02

Sesi materi kemudian mengulas secara rinci sumber-sumber Emisi Scope 3 yang relevan, khususnya dalam konteks pekerjaan konstruksi. Sumber-sumber ini sangat beragam, mulai dari emisi terkait kendaraan dinas (Source 7) hingga emisi dari penggunaan produk konstruksi (Source 12). Sumber emisi lain yang dibahas mencakup transportasi publik (Source 8), pekerjaan subkontraktor (Source 9), limbah (Source 10), dan material bangunan (Source 11). Pemahaman mendalam ini penting bagi ASN yang terlibat dalam perencanaan dan pengawasan proyek.

Keterkaitan materi ini dengan peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sangatlah fundamental, terutama mengingat posisi ASN sebagai perencana dan pelaksana kebijakan publik. ASN, khususnya di sektor pengadaan dan pembangunan infrastruktur, memiliki peran sentral dalam memastikan proyek-proyek pemerintah menganut prinsip berkelanjutan. Menurut Budiyanto, S.Sos.I., "Kami sebagai ASN harus menjadi contoh dalam implementasi kebijakan rendah karbon, bahkan dari hal-hal yang terlihat kecil seperti pemilihan transportasi dan material kantor." Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat untuk mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca.