Malang, 13 November 2025. Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kerja sama antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi, Pengadilan Agama Kabupaten Malang mengapresiasi kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Ketua - Drs. H. Misbah, M.H.I., hadir secara langsung mendampingi Ketua PTA Surabaya - Dr. Zulkarnain, S.H., M.H., dalam kegiatan yang digelar di Gedung Rektorat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi Islam dan peradilan agama. Kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum dan keagamaan.

Kegiatan penandatanganan ini turut dihadiri oleh Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang - Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si., beserta jajaran pimpinan universitas dan perwakilan dari PTA Surabaya. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si. menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud sinergi strategis antara dunia akademik dan lembaga yudisial dalam pengembangan keilmuan yang aplikatif. “UIN Maliki Malang berkomitmen menghadirkan inovasi dan riset yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hukum Islam di Indonesia” ujar beliau. Selain itu, kerja sama ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan moral, hukum, dan sosial masyarakat.
Ketua - Drs. H. Misbah, M.H.I., menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kemitraan antara PTA Surabaya dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut. Beliau memandang bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat hubungan antara teori hukum yang diajarkan di bangku kuliah dengan praktik hukum yang diterapkan di lembaga peradilan. Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa PA Kab. Malang siap mendukung implementasi program hasil kerja sama ini, khususnya dalam peningkatan kompetensi aparatur dan pelayanan hukum kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pengadilan agama lain untuk turut menjalin kerja sama serupa dengan perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang berkelanjutan antara lembaga peradilan dan dunia akademik dalam membangun ekosistem hukum yang ilmiah dan responsif terhadap perkembangan masyarakat. Sinergi antara PTA Surabaya dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas institusi dapat memperkuat peradilan agama yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. PA Kab. Malang berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah strategis dalam memperkuat integrasi ilmu dan praktik hukum di masa mendatang. Dengan semangat kolaboratif, kerja sama ini menjadi tonggak penting menuju peradilan agama yang lebih modern dan berdaya saing.
