img-logo img-logo
ASN PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR NASIONAL TENTANG BENCANA
ASN PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR NASIONAL TENTANG BENCANA
Tanggal Rilis Berita : 17 November 2025, Pukul 16:17 WIB, Telah dilihat 61 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Jumat, 14 November 2025, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pengadilan Agama Situbondo, Fani Rahma mengikuti Webinar Nasional bertajuk “Antisipasi Bencana Hidrometeorologi”. Webinar yang berlangsung secara daring di Ruang Kesekretariatan. Kegiatan ini diinisiasi untuk meningkatkan pemahaman pegawai terhadap potensi bahaya akibat perubahan iklim. Acara menghadirkan narasumber Amien Widodo, pakar kebencanaan yang menyoroti peran penting ASN dalam membangun strategi mitigasi. “ASN memiliki peran sentral dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi bencana hidrometeorologi,” tegas Amien Widodo dalam pemaparannya. Amien Widodo menyampaikan bahwa perubahan iklim dapat memperparah bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, dan pohon tumbang. Ia menjelaskan, fenomena cuaca ekstrem kini semakin sering melanda berbagai wilayah.

Screenshot 2025 11 17 161208

Ia mengingatkan bahwa ASN sebagai pelayan publik wajib memperkuat edukasi dan kesadaran masyarakat terkait risiko bencana. “Perubahan iklim bukan sekadar wacana, melainkan ancaman nyata yang harus dihadapi bersama,” ujarnya dengan nada serius. Pemahaman pegawai mengenai potensi ancaman dipandang penting untuk dijadikan rujukan dalam aksi nyata penanggulangan. Narasi ini memberikan gambaran mendalam tentang urgensi mitigasi risiko melalui peran aktif ASN. Salah satu pembahasan penting dalam webinar adalah penyebab pohon tumbang yang sering dikaitkan dengan bencana angin kencang. Amien Widodo menerangkan bahwa faktor pohon tua, keropos akibat rayap, serta kanopi lebar, dapat meningkatkan kerentanan lingkungan.
 

WhatsApp Image 2025 11 17 at 15.54.28

Ia juga menyoroti teknik penanaman yang kurang tepat, seperti penggunaan stek alih-alih bibit unggul sehingga akar tidak kuat menahan beban. Tanah yang terlalu lunak dan air tanah yang dangkal juga disebut berkontribusi pada akar yang tumbuh menyamping, bukan ke bawah. “ASN harus turut mengedukasi masyarakat mengenai cara menanam pohon yang benar agar lingkungan lebih tangguh,” kata Amien Widodo. Hal ini menjadi pijakan penting dalam strategi adaptasi perubahan iklim di tingkat lokal. Selain faktor pohon tumbang, webinar menyoroti pentingnya pemeriksaan papan reklame, bando, dan sarana publik lainnya oleh ASN.

Pemeriksaan meliputi aspek umur bangunan, kelayakan fisik, hingga tingkat korosi akibat faktor lingkungan. Narasumber menegaskan perlunya pengecekan terhadap kondisi baut, mur, hingga sambungan, apakah masih layak atau sudah perlu diganti. “Pastikan semua komponen reklame kita aman dan tidak ada risiko runtuh saat angin kencang melanda,” ujar Amien Widodo dengan lugas. Di penghujung acara, narasumber mengingatkan perlunya pengurangan risiko bencana angin putting beliung, banjir, dan bencana hidrometeorologi lainnya sebelum musim ekstrem datang. Amien Widodo menekankan, ASN harus selalu siap berdiskusi dan berkoordinasi lintas sektor untuk menghasilkan kebijakan yang adaptif. Ia juga meminta adanya pemantauan rutin atas kelayakan fasilitas publik dan pembaruan data kerawanan lingkungan.