Malang, 21 November 2025. Pelatihan Teknis Yudisial yang diselenggarakan oleh Badan Strategi, Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI cq. Pusdiklat Teknis Peradilan menjadi momentum penting bagi peningkatan kualitas aparatur peradilan. Dalam kegiatan yang berlangsung sejak 11 hingga 21 November tersebut, Panitera - Kholid Darmawan, S.H., M.H., berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Peringkat Terbaik III. Capaian ini menunjukkan kompetensi, dedikasi, serta komitmen kuat beliau dalam menguasai materi dan aktif mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Prestasi tersebut sekaligus mempertegas identitas PA Kab. Malang sebagai lembaga yang membawa semangat Sang Juara dalam setiap langkah pengembangan SDM.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi komprehensif mengenai hukum acara, manajemen kepaniteraan, serta penguatan etika dan integritas aparatur. Metode pembelajaran dilakukan secara kombinasi antara teori dan praktik sehingga peserta dapat memahami konteks kerja secara lebih aplikatif. Selain itu, kegiatan diskusi interaktif dan studi kasus turut memperkaya pemahaman peserta terhadap persoalan teknis di lapangan. Pendekatan ini dirancang agar setiap peserta mampu mengembangkan solusi yang relevan dalam tugas profesional mereka.

Puncak kegiatan ditandai dengan evaluasi dan penilaian terhadap seluruh peserta berdasarkan aspek kompetensi, keaktifan, serta pemahaman materi. Dari proses tersebut, Panitera PA Kab. Malang berhasil meraih predikat Peserta Terbaik III. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen dan dedikasi dalam mengembangkan kemampuan diri dan meningkatkan mutu layanan peradilan. Prestasi tersebut juga mengharumkan nama PA Kabupaten Malang sebagai lembaga yang terus menjunjung nilai Sang Juara.
Ketua - Drs. H. Misbah, M.H.I., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Panitera dalam pelatihan ini. Beliau menegaskan bahwa pencapaian tersebut selaras dengan visi PA Kab. Malang untuk membangun aparatur yang unggul, adaptif, dan profesional. “Hasil ini harus menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam menjalankan pelayanan peradilan” ujar beliau. Prestasi Panitera dalam ajang ini menjadi langkah awal untuk terus mendorong inovasi layanan yang responsif, efektif, dan berintegritas. Semangat Sang Juara akan terus menjadi energi kolektif dalam membangun peradilan yang lebih baik.