img-logo img-logo
PA SITUBONDO MENGIKUTI WEBINAR HIV SECARA DARING
PA SITUBONDO MENGIKUTI WEBINAR HIV SECARA DARING
Tanggal Rilis Berita : 02 Desember 2025, Pukul 13:33 WIB, Telah dilihat 41 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Senin, 1 Desember 2025, Linda Olivia Purnomo, pegawai Pengadilan Agama Situbondo, mengikuti webinar penting bertema "Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV." Kegiatan berlangsung secara daring dan diadakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI). Linda mengikuti acara tersebut dari ruang kerjanya. Webinar ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait layanan kesehatan HIV di masa perubahan dan tantangan. Dr. Hafizah Latif hadir sebagai narasumber kunci yang berbagi ilmu dan pengalaman. Webinar ini mendapat sambutan baik sebagai upaya edukasi berkelanjutan.

WhatsApp Image 2025 12 02 at 13.31.38

Dr. Hafizah Latif membuka sesi dengan penjelasan pentingnya menjaga keberlanjutan layanan HIV di tengah dinamika sosial dan kesehatan saat ini. "Layanan HIV harus tetap berjalan tanpa jeda, meski berbagai perubahan terjadi," tegasnya kepada peserta webinar. Ia memaparkan data terbaru tentang peningkatan kebutuhan layanan HIV yang harus mendapatkan perhatian serius. Dalam pemaparannya, ia menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor agar layanan dapat optimal menjangkau masyarakat. Webinar juga menyoroti berbagai inovasi dalam penanganan dan pencegahan HIV. Peserta sangat antusias mendengarkan insight dari narasumber yang ahli di bidang ini.

WhatsApp Image 2025 12 02 at 11.55.31 1

Linda Olivia menyampaikan bahwa mengikuti webinar ini sangat membuka wawasan tentang bagaimana menjaga kualitas layanan HIV. "Saya merasa mendapat banyak informasi penting yang akan berguna untuk mendukung tugas kami di Pengadilan Agama,” ujarnya. Ia menambahkan, materi yang disampaikan relevan dengan upaya sosial dan kesehatan yang sedang digalakkan. Linda berencana membagikan hasil webinar kepada rekan-rekannya agar pengetahuan ini meluas. Ia juga menyambut baik langkah RRI yang rutin mengadakan edukasi daring semacam ini. Kegiatan ini menjadi contoh sinergi positif antara media dan sektor pemerintahan.

Selama berlangsungnya webinar, peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait strategi mitigasi dan peningkatan akses layanan HIV. Narasumber Dr. Hafizah menjawab dengan detail setiap pertanyaan, memperjelas kendala hingga solusi praktis yang dapat diterapkan. "Jangan ragu melaporkan isu layanan, agar solusi yang tepat bisa segera dirancang," imbuhnya sebagai pengingat bagi para peserta. Diskusi interaktif tersebut memperkuat pemahaman sekaligus meningkatkan motivasi untuk terus berkontribusi. Di akhir sesi, Dr. Hafizah memberikan arahan untuk memperkuat edukasi masyarakat tentang HIV. Webinar pun ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga kesinambungan layanan.