Webinar “ASN & AI: Implementasi AI untuk Pemerintahan Digital yang Berkelanjutan” diselenggarakan pada hari Selasa, 2 Desember 2025, pukul 13.00 sampai selesai. Kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat kompetensi digital aparatur dalam menghadapi era teknologi berbasis kecerdasan buatan. Acara ini diikuti secara daring oleh Achmal Fairuz Shobhi dari ruang sekretariatan Pengadilan Agama Lumajang. Webinar tersebut menghadirkan narasumber yang membahas penerapan AI dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

Dalam penyampaiannya, narasumber menjelaskan pentingnya integrasi kecerdasan buatan dalam proses pelayanan publik yang cepat dan akurat. Ia menekankan bahwa pemanfaatan AI harus didukung oleh peningkatan literasi digital di kalangan ASN. Selain itu, pemahaman terhadap keamanan data menjadi hal yang penting dalam implementasi teknologi ini. “AI akan menjadi mitra strategis ASN untuk menghadirkan layanan yang lebih responsif dan efisien,” ujar narasumber.

Webinar ini juga mengulas tantangan utama yang dihadapi pemerintah dalam penerapan AI secara menyeluruh. Salah satunya adalah kesiapan infrastruktur digital yang tidak selalu merata di seluruh instansi. Regulasi yang adaptif dan komprehensif juga menjadi aspek penting untuk memastikan penggunaan teknologi berjalan aman dan terkendali. Narasumber menyampaikan, “Transformasi digital tidak hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan budaya birokrasi untuk berubah.”

Pada bagian akhir kegiatan, peserta diberikan gambaran mengenai roadmap implementasi AI dalam pemerintahan. Roadmap tersebut mencakup strategi penguatan kompetensi digital, penyusunan kebijakan yang selaras dengan perkembangan teknologi, serta evaluasi berkala terhadap penerapan AI di instansi terkait. Peserta webinar diajak untuk aktif berkontribusi dalam mendorong inovasi layanan publik berbasis teknologi. Kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya pemerintahan digital yang efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada masyarakat.