img-logo img-logo
PA Kota Kediri Ikuti Pembukaan Fit & Proper Test Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2025
PA Kota Kediri Ikuti Pembukaan Fit & Proper Test Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama Tahun 2025
Tanggal Rilis Berita : 22 Desember 2025, Pukul 14:18 WIB, Telah dilihat 39 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Kodya Kediri
image host

 

Pembukaan Fit & Proper Test Calon Hakim Tinggi di Lingkungan Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI Tahun 2025 dilaksanakan secara daring pada Senin, 22 Desember 2025. Salah satu peserta yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Akhmad Muntafa, M.H., hakim dari Pengadilan Agama Kota Kediri. Kegiatan pembukaan diikuti dari Ruang Media Center Pengadilan Agama Kota Kediri. Acara ini menjadi tahapan awal dalam rangka penjaringan calon hakim tinggi peradilan agama yang berkualitas dan berintegritas.

Acara diawali dengan sambutan Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI yang diwakili oleh Sutarno, S.I.P., M.M., selaku Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama. Sambutan dibacakan dengan diawali doa dan shalawat, sebagai bentuk pengharapan akan keberkahan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Dalam sambutannya, Dirjen Badilag menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang telah bekerja optimal di tengah padatnya agenda akhir tahun 2025. Apresiasi juga diberikan kepada para peserta dari wilayah Aceh, Medan, dan Sumatera Barat yang tetap mengikuti kegiatan meskipun berada dalam kondisi terdampak bencana.

image host

Dirjen Badilag menegaskan bahwa fit & proper test dan eksaminasi berkas perkara calon hakim tinggi merupakan momentum strategis dalam mewujudkan sistem karier yang berbasis merit. Seleksi ini dirancang secara ketat dan komprehensif melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, uji kelayakan, hingga eksaminasi berjenjang. Setiap tahapan bertujuan mengukur tiga aspek utama, yakni intelektualitas dan penguasaan hukum, profesionalisme dan kapasitas manajerial, serta karakter dan integritas. Proses ini selaras dengan amanat Ketua Mahkamah Agung RI dalam membangun peradilan yang profesional, akuntabel, dan terpercaya.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa sebanyak 380 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan kinerja, yang terdiri dari unsur pimpinan pengadilan dan hakim dari seluruh Indonesia. Para peserta diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kapasitas terbaiknya, mengingat jabatan hakim tinggi merupakan amanah besar dalam penegakan keadilan. Dirjen Badilag turut menyampaikan terima kasih kepada para penguji, eksaminator, dan pewawancara atas dedikasi mereka dalam proses seleksi. Dengan pelaksanaan seleksi ini, Mahkamah Agung RI optimistis dapat melahirkan hakim tinggi peradilan agama yang berintegritas tinggi dan berorientasi pada pelayanan keadilan bagi masyarakat.