img-logo img-logo
Partisipasi Sekretaris dan Operator dalam Penyusunan Baseline 2027 Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya
Partisipasi Sekretaris dan Operator dalam Penyusunan Baseline 2027 Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya
Tanggal Rilis Berita : 08 Januari 2026, Pukul 11:38 WIB, Telah dilihat 16 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Kodya Malang

Surabaya, 06 Januari 2025 – Sekretaris Pengadilan Agama Kota Malang, Ibu Andi Risa Nur Agustini, S.H., M.Hum, bersama Operator Bidang Perencanaan Sdr. Dani Widian Pradana, A.Md. dan Sdr. Lucky Andika Rachman, S.H., menghadiri undangan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Undangan tersebut tertuang dalam surat resmi Nomor 7148/KPTA.W13-A/RA1.7/XII/2025. Kehadiran jajaran dari Pengadilan Agama Kota Malang ini menunjukkan komitmen dalam mendukung agenda strategis perencanaan nasional. Acara berlangsung dengan penuh keseriusan dan semangat kolaborasi.

Kegiatan penyusunan baseline tahun 2027 dilaksanakan di Aula K.H. Ahmad Sidiq Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Baseline ini menjadi pijakan penting dalam merancang target kinerja yang lebih terukur dan berkelanjutan. Dengan adanya baseline, setiap satuan kerja diharapkan mampu menyusun rencana yang realistis dan sesuai kebutuhan. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas lembaga peradilan agama.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan arahan mengenai pentingnya konsistensi dalam perencanaan. Penyusunan baseline tidak hanya sekadar dokumen administratif, tetapi juga menjadi instrumen evaluasi kinerja di masa mendatang. Diskusi yang berlangsung menekankan perlunya sinergi antarunit kerja agar tujuan bersama dapat tercapai. Suasana kegiatan mencerminkan komitmen kuat untuk membangun sistem perencanaan yang lebih profesional.

Sekretaris Pengadilan Agama Kota Malang, Ibu Andi Risa Nur Agustini, S.H., M.Hum menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas perencanaan di lingkungan peradilan agama. “Dengan adanya baseline, kita memiliki arah yang jelas dalam menyusun program kerja, sehingga setiap langkah dapat dipertanggungjawabkan secara transparan,” ujarnya. Harapannya, hasil dari kegiatan ini mampu memperkuat fondasi kinerja lembaga menuju tahun 2027. Dukungan penuh dari seluruh jajaran akan menjadi kunci keberhasilan implementasi rencana tersebut.