img-logo img-logo
JURUSITA PA SITUBONDO MEMBERIKAN MATERI KEPADA MAHASISWA PPL ISMAA BONDOWOSO
JURUSITA PA SITUBONDO MEMBERIKAN MATERI KEPADA MAHASISWA PPL ISMAA BONDOWOSO
Tanggal Rilis Berita : 30 Januari 2026, Pukul 14:17 WIB, Telah dilihat 22 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Kamis, 29 Januari 2026, Jurusita Pengadilan Agama Situbondo, Yunizar Holifatus Zahra, S.E., memberikan materi kepada mahasiswa PPL ISMAA Bondowoso. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Pengadilan Agama Situbondo. Mahasiswa mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian praktik lapangan. Pemberian materi berlangsung dengan suasana tertib dan interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti penjelasan yang disampaikan. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung dari praktisi peradilan.

WhatsApp Image 2026 01 29 at 14.13.33

Mahasiswa PKL ISMAA Bondowoso menerima materi seputar tugas pokok dan fungsi Jurusita serta Jurusita Pengganti. Materi disampaikan secara sistematis dan mudah dipahami. Penjelasan mencakup peran Jurusita dalam proses administrasi dan pelaksanaan putusan pengadilan. Selain itu, disampaikan pula tanggung jawab dan etika dalam menjalankan tugas. Mahasiswa diberikan gambaran nyata tentang praktik kerja di lingkungan peradilan. Kegiatan ini menambah wawasan praktis bagi para peserta.

WhatsApp Image 2026 01 29 at 14.13.33 1

Dalam pemaparannya, Yunizar Holifatus Zahra menjelaskan bahwa Jurusita memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran persidangan. “Jurusita adalah ujung tombak pengadilan dalam menyampaikan panggilan dan melaksanakan penetapan maupun putusan,” jelasnya. Ia menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab dalam setiap tugas. Menurutnya, kesalahan kecil dapat berdampak besar pada proses hukum. Oleh karena itu, profesionalitas harus selalu dijaga. Penjelasan tersebut mendapat perhatian serius dari para mahasiswa.

Selain menyampaikan teori, pemateri juga membagikan pengalaman selama bertugas sebagai Jurusita. Berbagai tantangan di lapangan turut disampaikan sebagai pembelajaran. “Di lapangan, Jurusita harus mampu bersikap tegas namun tetap humanis,” ungkap Yunizar. Ia menambahkan bahwa komunikasi yang baik sangat dibutuhkan saat berhadapan dengan para pihak. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata tentang dinamika tugas Jurusita. Mahasiswa terlihat aktif mencatat dan menyimak penjelasan.