Lumajang, - Tim Hakim Tinggi Pengawas Daerah (Hatiwasda) Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya menggelar ekspose hasil pengawasan dan pembinaan di Pengadilan Agama Lumajang pada Hari Jumat tanggal 20 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 wib di Ruang Media Center ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian pemeriksaan rutin yang telah dilakukan selama beberapa hari sebelumnya yaitu sejak Hari Rabu, 18 Februari 2026 yang lalu. Pertemuan tersebut dihadiri oleh pimpinan, hakim, serta seluruh aparatur PA Lumajang untuk mendengarkan poin-poin evaluasi secara langsung. Tim pengawas meninjau langsung berbagai aspek kinerja, mulai dari administrasi kepaniteraan hingga kesekretariatan untuk memastikan pelayanan prima. Pengadilan Tinggi Agama Surabaya menyampaikan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja instansi.

Dalam pemaparannya, Tim Hatiwasda mengharapkan di PA Lumajang tercapai zero pengaduan, dengan menekankan pentingnya kesiapan administrasi dan optimalisasi kinerja dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang agung. Fokus pengawasan kali ini mencakup berbagai aspek fundamental, mulai dari manajemen peradilan, administrasi perkara, hingga kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Lumajang. Tim juga mengingatkan agar setiap aparatur tetap berpegang teguh pada regulasi terbaru serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas kedinasan.

Tak lupa Hakim Tinggi PTA Surabaya Drs. H. Syaiful Heja, M. H. mengingatkan agar seluruh aparatur PA Lumajang tidak terlibat dengan pinjaman online (pinjol), judi online (judol), dan game online yang memungkinkan pengguna mendapatkan imbalan uang ataupun harus mengeluarkan sejumlah uang. Beliau juga memberikan apresiasi terhadap sejumlah capaian positif yang telah diraih oleh PA Lumajang dalam periode berjalan. Meski demikian, terdapat beberapa catatan evaluasi dan temuan administratif yang perlu segera ditindaklanjuti untuk menyempurnakan proses di pengadilan. Wakil Ketua PA Lumajang, Fatkur Rosyad, S.Ag., M.H., M.HES. menyatakan komitmen penuh untuk segera memperbaiki temuan hasil pengawasan tersebut. Bapak Fatkur menetapkan target waktu penyelesaian perbaikan agar kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan semakin optimal. Seluruh aparatur PA Lumajang diharapkan dapat bekerja lebih teliti dalam menindaklanjuti rekomendasi tim pengawas.

Kegiatan ekspose ditutup dengan penyerahan laporan hasil pengawasan secara resmi dari tim PTA Surabaya kepada pimpinan PA Lumajang. Sinergi ini diharapkan mampu membawa perubahan positif dan mempertahankan prestasi yang telah diraih oleh PA Lumajang. PTA Surabaya terus mendorong pengadilan tingkat pertama untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas kinerja. PA Lumajang optimistis dapat terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan yang bersih dan melayani.