
Dalam upaya berkelanjutan untuk menjamin standar keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat pencari keadilan, Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun menyelenggarakan agenda Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi seluruh tenaga outsourcing pada Selasa, (3/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula K.H. Abidullah dan dimulai tepat pukul 14.00 WIB. Monev ini difokuskan kepada para petugas keamanan (security) dan petugas kebersihan (cleaning service) yang memegang peranan krusial sebagai garda terdepan dalam menjaga citra institusi di mata publik.
Agenda Monev dipimpin oleh Kasubbag Umum dan Keuangan Juminem, S.H., M.Hum dan dihadiri oleh Kasubbag Kepegawaian dan Ortala Eina Fatkul Fatimah, S.H., M.H. serta Kasubbag PTIP Anita Nurhikma, S.H., M.Hum. guna memastikan pengawasan dilakukan secara holistik Kehadiran jajaran pimpinan kesekretariatan ini menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya menyentuh aspek teknis operasional di lapangan, namun juga mencakup kedisiplinan administratif dan keselarasan program kerja satuan kerja.

Dalam arahannya, para Kasubbag PA Kota Madiun memberikan apresiasi atas dedikasi para petugas selama ini. Beliau menekankan bahwa personel keamanan dan kebersihan adalah "wajah" pertama yang dilihat masyarakat saat berkunjung ke PA Kota Madiun. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) menjadi hal yang mutlak, diantaranya: Penerapan perilaku humanis dalam melayani masyarakat agar tercipta suasana peradilan yang inklusif termasuk dalam kedisiplinan menjaga sidang yang tentunya menerapkan Budaya 6S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun, serta aspek Sedekah/Media Sosial juga komitmen untuk menjaga estetika dan kebersihan lingkungan kerja guna mendukung produktivitas serta kenyamanan bersama melalui Implementasi 5RIN (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin, Indah, dan Nyaman).
Mengingat momentum hari raya Idul Fitri yang akan datang, Kasubbag Umum dan Keuangan menginstruksikan peningkatan kewaspadaan terhadap aspek keamanan lingkungan kantor Selain bersifat instruktif, Monev ini juga berfungsi sebagai forum diskusi dua arah. Para tenaga outsourcing diberikan kesempatan untuk menyampaikan dinamika serta kendala yang dihadapi di lapangan, termasuk koordinasi jadwal piket dan manajemen pelayanan khususnya bagi petugas keamanan guna dirumuskan solusinya secara kolektif.
Diharapkan seluruh aparatur PA Kota Madiun, termasuk tenaga penunjang, harus memiliki komitmen yang selaras dalam membangun lingkungan peradilan yang aman dan nyaman. Profesionalisme serta integritas tenaga keamanan dan kebersihan adalah kunci utama dalam mendukung kelancaran fungsi peradilan yang prima.
Melalui monev ini, PA Kota Madiun terus menguatkan sinergi dalam memberikan pelayanan yang berintegritas dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.