Selasa, 03 Maret 2026, Panitera Pengadilan Agama Situbondo, Syaiful Arifin, S.H., M.H., mengikuti ujian wawancara calon Panitera Pengadilan Tingkat Banding. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari tahapan seleksi promosi jabatan di lingkungan peradilan agama. Ujian wawancara dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Panitera mengikuti kegiatan tersebut dari Ruang Panitera Pengadilan Agama Situbondo dengan penuh kesiapan. Suasana berlangsung khidmat dan tertib sejak awal hingga akhir sesi. Seluruh proses berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh panitia seleksi.

Pelaksanaan wawancara ini merupakan tahapan lanjutan setelah peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi dan tahapan sebelumnya. Dalam sesi wawancara, peserta diuji terkait kompetensi teknis, manajerial, serta integritas sebagai calon pimpinan kepaniteraan tingkat banding. Pertanyaan yang diajukan mencakup pemahaman regulasi, strategi penyelesaian perkara, hingga inovasi pelayanan publik. Panitera Pengadilan Agama Situbondo tampak percaya diri dalam menjawab setiap pertanyaan yang disampaikan oleh tim penguji. Ia memaparkan pengalaman dan capaian kinerja selama bertugas dengan sistematis dan terukur. Penguasaan materi menjadi salah satu poin penting dalam proses seleksi tersebut.

Dalam pemaparannya, Syaiful Arifin menekankan pentingnya kepemimpinan yang kolaboratif dalam mendukung kinerja lembaga peradilan. Ia menyampaikan bahwa optimalisasi administrasi perkara harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. “Panitera memiliki peran strategis dalam memastikan tertib administrasi dan percepatan penyelesaian perkara,” ujarnya saat menjawab salah satu pertanyaan penguji. Ia juga menambahkan bahwa inovasi berbasis teknologi informasi menjadi kebutuhan mutlak di era digital. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi budaya kerja yang terus diperkuat. Hal tersebut sejalan dengan semangat reformasi birokrasi di lingkungan Mahkamah Agung.
Selama sesi berlangsung, tim penguji juga menggali visi dan strategi apabila terpilih sebagai Panitera Tingkat Banding. Syaiful Arifin menjelaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan teknis kepaniteraan di wilayah hukum tingkat banding. Ia menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan terhadap kinerja satuan kerja di bawahnya. “Saya berkomitmen membangun sistem kerja yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima,” tegasnya. Jawaban tersebut menunjukkan kesiapan dalam mengemban tanggung jawab yang lebih besar. Proses wawancara berlangsung interaktif dengan suasana profesional dan objektif.