img-logo img-logo
PA SITUBONDO MENGIKUTI WEBINAR RAMADHAN: MADRASAH KEIKHLASAN INTEGRITAS & DISIPLIN
PA SITUBONDO MENGIKUTI WEBINAR RAMADHAN: MADRASAH KEIKHLASAN INTEGRITAS & DISIPLIN
Tanggal Rilis Berita : 04 Maret 2026, Pukul 14:48 WIB, Telah dilihat 14 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Rabu, 04 Maret 2026, Penata Layanan Operasional Pengadilan Agama Situbondo, Mizanul Khukama, S.H., mengikuti Webinar AKU KEJAR Seri 22 yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan tersebut diikuti dari ruang Kepaniteraan dengan suasana yang tertib dan penuh perhatian. Webinar ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual bagi aparatur peradilan. Tema yang diangkat sangat relevan dengan momentum bulan suci Ramadhan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara melalui platform virtual yang telah disediakan panitia. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat integritas serta kedisiplinan ASN dalam menjalankan tugas.

WhatsApp Image 2026 03 04 at 14.43.58

Dalam webinar tersebut, dibahas tema “Ramadhan: Madrasah Keikhlasan, Integritas & Disiplin” yang sarat dengan nilai moral dan spiritual. Narasumber yang hadir adalah Dr. H. Muh. Saleh, S.Ag., M.Pd.I., yang menyampaikan materi secara inspiratif dan reflektif. Ia mengajak peserta untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum perbaikan diri. Menurutnya, nilai keikhlasan dan integritas harus terinternalisasi dalam setiap aspek pekerjaan. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Peserta tampak antusias menyimak setiap pemaparan yang diberikan.

Dr. H. Muh. Saleh menegaskan

WhatsApp Image 2026 03 04 at 14.20.57 1

 bahwa Ramadhan merupakan madrasah terbaik untuk membentuk karakter ASN yang berintegritas. “Ramadhan melatih kita untuk jujur, disiplin, dan bekerja dengan niat ibadah,” ujarnya dalam sesi pemaparan. Ia menjelaskan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, melainkan juga mengendalikan sikap dan perilaku. Nilai keikhlasan yang dilatih selama Ramadhan harus tercermin dalam pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa integritas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. Dengan integritas yang kuat, ASN mampu menjalankan amanah secara profesional dan bertanggung jawab.

Lebih lanjut, narasumber menekankan pentingnya disiplin sebagai bentuk implementasi nilai Ramadhan. Disiplin waktu, disiplin administrasi, dan disiplin dalam menyelesaikan pekerjaan menjadi kunci keberhasilan organisasi. “Jika kita mampu disiplin dalam ibadah, maka seharusnya kita juga mampu disiplin dalam pekerjaan,” tegasnya. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kebiasaan baik selama Ramadhan sebagai budaya kerja sepanjang tahun. Konsistensi dalam menjaga integritas dan disiplin akan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal tersebut selaras dengan semangat reformasi birokrasi yang terus digaungkan di lingkungan peradilan.