img-logo img-logo
Digitalisasi Pencatatan Perawatan dan Pemeliharaan BMN dan Inovasi “Jayati”, Inovasi Andalan PA Kota Kediri
Digitalisasi Pencatatan Perawatan dan Pemeliharaan BMN dan Inovasi “Jayati”, Inovasi Andalan PA Kota Kediri
Tanggal Rilis Berita : 06 Maret 2026, Pukul 19:21 WIB, Telah dilihat 32 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Kodya Kediri

Kediri, 6 Maret 2026 – CPNS PA Kota Kediri, Fuad Hanif Syarifuddin, S.T., memberikan terobosan dalam rangka meningkatkan tertib administrasi serta optimalisasi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN). Berangkat dari kurangnya dokumentasi administrasi perawatan BMN di PA Kota Kediri, pria asal Jogjakarta ini mensosialisasikan program aktualisasi sebagai CPNS Angkatan tahun 2025 dengan nama program Digitalisasi Pencatatan Perawatan dan Pemeliharaan BMN. Tak ingin ketinggalan, salah satu pegawai andalan PA Kota Kediri, Moch. Ansori, S.Kom juga memperkenalkan program Inovasi bernama “Jayati”.

Fuad menjadi yang pertama memaparkan programnya. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh peserta mengenai pentingnya pencatatan perawatan dan pemeliharaan BMN secara digital, akurat, dan terintegrasi, sehingga pengelolaan aset negara dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan transparan. Ide cemerlang ini ia temukan saat melaksanakan tugas sebagai staf bagian Umum dan Keuangan di Kesekretariatan PA Kota Kediri.

Dalam kegiatan tersebut dijelaskan bahwa digitalisasi pencatatan perawatan dan pemeliharaan BMN merupakan bagian dari upaya modernisasi tata kelola aset negara. Fuad menegaskan, “Melalui sistem digital, setiap kegiatan pemeliharaan dapat terdokumentasi dengan baik, mudah dipantau, serta meminimalisir kesalahan pencatatan yang selama ini sering terjadi dalam sistem manual.” Ia memaparkan juga bagaimana cara kerja dari program tersebut dan memberikan gambaran bagaimana para pegawai Pengadilan Agama Kota Kediri berkontribusi langsung dalam pemeliharaan dan perawatan BMN.

Selain itu, turut diperkenalkan Inovasi “Jayati” yang dipaparkan oleh Moch. Ansori, S.Kom. Dalam paparannya ia menyampaikan bahwa, “Jayati merupakan sebuah inovasi layanan kepada masyarakat pencari keadilan yang berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kediri.” Jayati sendiri adalah akronim dari Jangkauan Layanan Integratif Data Kependudukan Pasca Perceraian. Layanan berbasis IT ini hadir untuk menyederhanakan proses perubahan data kependudukan pasca perceraian melalui sistem integrasi data antarinstansi. Putusan perceraian yang telah berkekuatan hukum tetap akan secara otomatis mengubah status kependudukan pada basis data kependudukan nasional. Ansori juga menjelaskan implementasi sistem digital tersebut dalam kegiatan administrasi sehari-hari.

Dengan adanya kedua inovasi tersebut, PA Kota Kediri telah melangkah lebih maju dan membuktikan bahwa badan peradilan kini dapat beradaptasi dengan tantangan era digital. Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh pengelola BMN dapat memahami dan mengimplementasikan sistem digitalisasi pencatatan perawatan dan pemeliharaan BMN dengan baik, sehingga pengelolaan aset negara menjadi lebih tertib, akuntabel, dan mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan JAYATI, masyarakat Kota Kediri tidak hanya mendapatkan layanan yang efisien, tetapi juga merasakan kehadiran negara secara nyata. (end)