Ngawi, 25 Maret 2026 - Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Pendopo Wedya Graha pada Rabu (25/3/2026). Pemerintah Kabupaten Ngawi menggelar acara Halal Bihalal Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kabupaten Ngawi Tahun 1447 Hijriah sebagai momentum memperkuat sinergi usai perayaan Idulfitri. Kegiatan yang mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Meningkatkan Integritas dan Pelayanan untuk Ngawi Lebih Maju” ini menjadi ajang konsolidasi spiritual dan profesional bagi seluruh abdi negara di lingkungan Pemkab Ngawi.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Plh Ketua Pengadilan Agama Ngawi, Sapuan, S.H.I., M.H., bersama jajaran pimpinan daerah, termasuk Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono beserta istri, Wakil Bupati Ngawi, serta unsur Forkopimda seperti Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Kapolres Ngawi, Dandim 0805, hingga Danyon Armed 12 Kostrad. Kehadiran para pimpinan lintas sektor ini menegaskan kuatnya soliditas dalam membangun daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Ony Anwar Harsono menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperbaiki kualitas diri dan etos kerja. “Hari ini kita berkumpul tidak hanya untuk bersalaman secara fisik, tetapi untuk menyatukan hati. Momentum Idulfitri dan Halal Bihalal ini harus menjadi energi baru bagi seluruh ASN di Kabupaten Ngawi,” ujarnya.

Ia berharap kesucian hati yang diraih setelah menjalani ibadah puasa dapat bertransformasi menjadi integritas yang kuat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tantangan pembangunan ke depan, menurutnya, menuntut kinerja yang lebih cepat, transparan, dan responsif. Penyelenggaraan Halal Bihalal ini pada hakikatnya menjadi pengingat bahwa integritas adalah harga mati bagi setiap abdi negara. Momentum silaturahmi tersebut sekaligus menjadi pondasi dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih akuntabel dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan sinergi dan kekompakan yang solid antara pimpinan dan seluruh ASN, optimisme untuk mewujudkan Ngawi yang lebih maju semakin menguat. Pembangunan daerah diharapkan dapat dipercepat secara kolektif demi kesejahteraan masyarakat yang lebih luas.