img-logo img-logo
Sinergi Inovasi Digital, PA Tulungagung Hadiri Rakor Pengembangan Satria Majapahit
Sinergi Inovasi Digital, PA Tulungagung Hadiri Rakor Pengembangan Satria Majapahit
Tanggal Rilis Berita : 09 April 2026, Pukul 09:55 WIB, Telah dilihat 26 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Tulungagung

Surabaya, 7 April 2026 – Komitmen dalam mendorong transformasi digital di lingkungan peradilan agama kembali ditunjukkan oleh Pengadilan Agama Tulungagung. Pada Selasa pagi (07/04), mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, Pranata Komputer PA Tulungagung, Radik Kriolampah, S.Kom., menghadiri undangan dari Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dalam kegiatan Rapat Koordinasi Tim Inovasi Teknologi Informasi. Bertempat di kantor PTA Surabaya, kehadiran tersebut menjadi wujud nyata partisipasi aktif dalam pengembangan inovasi berbasis teknologi, khususnya dalam penguatan aplikasi unggulan Satria Majapahit.

DSC04939 copy.jpg

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tim IT dari berbagai satuan kerja di wilayah Jawa Timur. Di antaranya Priyo Setiawan, S.Kom., S.H., M.H. Sekretaris PA Kota Kediri, Rohmad Bahruddin, S.Kom., S.H., M.HP. Sekretaris PA Kab. Malang, serta perwakilan dari beberapa Pengadilan Agama seperti Banyuwangi, Ngawi, dan Kangean. Selain itu, tim internal dari PTA Surabaya seperti Jazaak Firdaus Syafaat, S.T., Dedy Purwanto, dan Aditya Zaadur Rizqi, S.Kom. turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kolaborasi yang kuat dalam pengembangan sistem teknologi informasi peradilan.

DSC04948 copy.jpg

Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Sekretaris PTA Surabaya, Dr. Naffi, S.Ag., M.H., yang menegaskan pentingnya arah pengembangan aplikasi Satria Majapahit agar selaras dengan kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam arahannya, beliau menekankan perlunya penyusunan roadmap atau grand design sebagai fondasi pengembangan aplikasi yang terstruktur dan terukur. Lebih dari sekadar aplikasi perkara, Satria Majapahit diharapkan mampu menjawab kebutuhan administrasi secara menyeluruh. Ia juga mendorong keterbukaan terhadap berbagai masukan, baik dari internal maupun eksternal, sebagai bagian dari proses penyempurnaan berkelanjutan.

DSC04946 copy.jpg

Senada dengan hal tersebut, Panitera PTA Surabaya, Dr. H. Ma’sum Umar, S.H., M.H., menyoroti potensi besar aplikasi ini sebagai embrio sistem yang dapat dikembangkan secara nasional. Ia menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai sosial, seperti ketahanan keluarga, serta mencontohkan inovasi inspiratif lain seperti Jamkuat dari Pengadilan Tinggi Jawa Tengah dan program Kembang Desa. Selain itu, disampaikan pula bahwa dalam mendukung predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), setiap inovasi aplikasi perlu didaftarkan secara resmi. Melalui forum strategis ini, diharapkan Satria Majapahit dapat terus berkembang menjadi inovasi unggulan yang memberikan manfaat luas bagi dunia peradilan di Indonesia.

Berita Pengadilan Tinggi Agama Surabaya

Berita Pengadilan Agama Se-Jawa Timur