Rabu, 29 April 2026, IKAHI Cabang Situbondo melaksanakan kegiatan bertajuk Hakim Menyapa Siswa yang bertempat di SMPN 6 Situbondo. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-73 Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI). Acara tersebut diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias dan rasa ingin tahu yang tinggi. Para guru dan pihak sekolah turut mendukung terselenggaranya kegiatan edukatif ini. Suasana berlangsung interaktif dan penuh keakraban antara hakim dan para siswa. “Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mendekatkan dunia peradilan dengan generasi muda,” ujar salah satu panitia.

Dalam kegiatan ini, Wakil Ketua Pengadilan Agama Situbondo, Rusdiansyah, S.Ag., M.H., hadir sebagai narasumber utama. Ia memberikan sosialisasi terkait pencegahan perkawinan usia anak yang saat ini masih menjadi perhatian bersama. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh para siswa. Rusdiansyah juga mengajak para siswa untuk lebih memahami dampak dari pernikahan dini. Para peserta tampak menyimak dengan serius setiap penjelasan yang diberikan. “Edukasi sejak dini sangat penting agar anak-anak dapat merencanakan masa depan dengan lebih baik,” ungkap Rusdiansyah.

Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa perkawinan usia anak memiliki berbagai dampak negatif, baik dari segi kesehatan, pendidikan, maupun sosial. Anak yang menikah di usia dini cenderung belum siap secara fisik dan mental. Hal ini dapat berpengaruh terhadap kualitas kehidupan rumah tangga di masa depan. Selain itu, pernikahan dini juga berpotensi menghambat pendidikan anak. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memahami risiko tersebut. “Pernikahan bukan hanya soal kesiapan usia, tetapi juga kesiapan mental dan ekonomi,” jelasnya.
Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan setinggi mungkin. Pendidikan dinilai sebagai kunci utama dalam meraih masa depan yang lebih baik. Dengan pendidikan yang cukup, seseorang dapat memiliki peluang yang lebih luas dalam kehidupan. Rusdiansyah menekankan bahwa masa remaja adalah waktu yang tepat untuk belajar dan mengembangkan diri. Ia juga mengajak siswa untuk berani bermimpi dan mengejar cita-cita. “Jangan terburu-buru menikah, fokuslah pada pendidikan dan masa depan kalian,” pesannya.