img-logo img-logo
Penguatan Kompetensi Pengadaan Jadi Bahasan Utama Workshop Sekretaris
Penguatan Kompetensi Pengadaan Jadi Bahasan Utama Workshop Sekretaris
Tanggal Rilis Berita : 20 Mei 2026, Pukul 14:24 WIB, Telah dilihat 64 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Lumajang

Penguatan Kompetensi Pengadaan Jadi Bahasan Utama Workshop Sekretaris

Lumajang — Sekretaris Pengadilan Agama Lumajang Abdul Kodir, S.Ag., M.M. mengikuti Sesi 3 Workshop Sekretaris sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan Mahkamah Agung RI pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dari ruang sekretaris PA Lumajang. Workshop ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi aparatur dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa pemerintah secara efektif dan akuntabel.

WhatsApp Image 2026 05 19 at 10.16.44

Pada sesi ketiga ini, materi yang dibahas berfokus pada perencanaan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ). Narasumber menjelaskan pentingnya pembentukan Tim Pengelola Kontrak sebagai langkah awal untuk memastikan pelaksanaan kontrak berjalan sesuai ketentuan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai penyusunan dan penetapan spesifikasi teknis yang tepat agar proses pengadaan sesuai kebutuhan satuan kerja.

Materi berikutnya membahas penyusunan dan penetapan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebagai dasar dalam menentukan kewajaran harga pengadaan. Dalam penjelasannya, narasumber menekankan bahwa penyusunan HPS harus dilakukan secara cermat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pembahasan tersebut memberikan wawasan baru bagi peserta terkait pentingnya perencanaan PBJ yang matang guna mendukung efisiensi anggaran dan kualitas hasil pengadaan.

WhatsApp Image 2026 05 19 at 10.16.43

Abdul Kodir menyampaikan bahwa workshop ini sangat bermanfaat dalam menunjang pelaksanaan tugas sebagai sekretaris sekaligus KPA merangkap PPK di lingkungan PA Lumajang. “Materi yang disampaikan memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait proses perencanaan PBJ, mulai dari pembentukan tim, penyusunan spesifikasi teknis, hingga penetapan HPS agar pelaksanaan pengadaan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai aturan,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh materi yang diperoleh dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan pengadaan di Pengadilan Agama Lumajang.