img-logo img-logo
PANITERA MUDA PERMOHONAN PA KOTA MADIUN HADIRI PERTEMUAN FORUM PUSPA "RETNO DUMILAH" KOTA MADIUN
PANITERA MUDA PERMOHONAN PA KOTA MADIUN HADIRI PERTEMUAN FORUM PUSPA "RETNO DUMILAH" KOTA MADIUN
Tanggal Rilis Berita : 12 Juni 2026, Pukul 22:09 WIB, Telah dilihat 6 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Kodya Madiun

Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun yang diwakili oleh Panitera Muda Permohonan, Wiwin Sukristiana, S.H., M.H., menghadiri Pertemuan Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) “Retno Dumilah” Kota Madiun pada Jumat (12/6/2026) Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Madiun ini berlangsung di Kantor Dinas Sosial PPPA, Jl. Salak No. 51, Kota Madiun. Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat, organisasi wanita hingga akademisi.

Hadir sebagai undangan utama dari unsur pemerintah daerah di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Sosial PPPA Kota Madiun, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. Hadir pula Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Sub Koordinasi Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan, beserta Staf Pelaksana Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas Sosial PPPA Kota Madiun.

Dari unsur organisasi wanita dan mitra kerja pemerintah, pertemuan ini dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Madiun, Wakil Ketua Forum Puspa Retno Dumilah, serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Madiun. Dukungan dunia usaha dan sektor keuangan hadir dari Bank Jatim serta PT NITAMA Kota Madiun. Pertemuan ini juga menjadi ruang konsolidasi bagi berbagai organisasi kemasyarakatan yang turut dihadiri oleh Ketua PC Muslimat NU, Ketua PC Fatayat NU, Ketua Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), Ketua PD Aisyiyah, Ketua Wanita PGRI, Ketua Wanita Taman Siswa, dan Ketua Perwari Kota Madiun. Sektor pemberdayaan ekonomi wanita diwakili oleh Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Madiun.

Selain itu, forum ini diperkuat oleh pandangan para pakar dan praktisi, seperti Dra. Agnes Adhani, M.Hum. (Anggota Pusat Studi Wanita Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun) dan Ineu Prihatiniwulan A.P.S., S.Psi. (Psikolog Pusat Layanan Terpadu ”Midumasjati” Kota Madiun). Selanjutnya Komitmen pendampingan anak-perempuan ditegaskan melalui kehadiran  Merly Ramli, S.Sos. dari LSM Madiun Women Centre, serta keterwakilan generasi muda melalui Forum Anak ”FAKOM” dan Ketua Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Kota Madiun.

Dunia akademik di Kota Madiun turut memberikan sumbangsih pemikiran dengan hadirnya para pimpinan perguruan tinggi, antara lain Ketua Stikes Bhakti Husada Mulia, Direktur Politeknik Negeri Madiun, serta para Ketua Pusat Studi Wanita dari Universitas Merdeka Madiun, Universitas PGRI Madiun, dan Universitas Muhammadiyah Madiun.

Tepat pada pukul 09.30 WIB, rangkaian acara resmi dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara khidmat, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama demi kelancaran seluruh agenda kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Madiun menyampaikan sambutannya mengenai pentingnya sinergisitas instansi pemerintah, penegak hukum, dan organisasi masyarakat. Dinas Sosial PPPA menekankan bahwa kesejahteraan perempuan dan perlindungan anak merupakan tanggung jawab kolektif yang memerlukan aksi nyata dan koordinasi yang intensif di lapangan.

pakotamaig 1cbb0eb4 ebsnsdmdae3 4b39 9997 b65e2063665f

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Forum PUSPA “Retno Dumilah” Kota Madiun, Dellina Mahardika, S.Pd., dalam pemaparannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh elemen yang tergabung dalam forum ini. Beliau juga memaparkan visi Forum PUSPA ke depan sebagai wadah partisipasi publik yang menjembatani program pemerintah dengan kebutuhan riil masyarakat dalam pengarusutamaan gender dan perlindungan anak di Kota Madiun. Beliau berharap seluruh anggota PUSPA "Retno Dumilah" Kota Madiun dapat bersinergi menyukseskan  berbagai program yang telah direncanakan sehingga forum tersebut dapat mendunia dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selanjutnya memasuki sesi diskusi interaktif yang dipimpin langsung oleh Dra. Agnes Adhani, M.Hum., selaku Anggota Pusat Studi Wanita Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun yang berjalan dinamis dengan fokus pembahasan mengenai pembaruan Surat Keputusan (SK) kepengurusan tim tahun 2026-2028, perumusan rencana aksi yang akan dilaksanakan sepanjang tahun berjalan 2026, sekaligus penyusunan draf program kerja untuk tahun anggaran 2027 agar berjalan lebih berkesinambungan.

pakotpuspaamaig d3243773 ff83 49a1 a7b8 858785027dd4

Pertemuan Forum PUSPA "Retno Dumilah" ini diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas sektoral di Kota Madiun guna mewujudkan kesetaraan gender, pemenuhan hak anak, serta perlindungan perempuan secara berkelanjutan.

Kehadiran PA Kota Madiun dalam forum strategis ini menegaskan peran pentingnya sebagai bagian dari tim bidang perlindungan anak, khususnya dalam mengawal kepastian hukum dan hak-hak anak pasca-perceraian, seperti hak asuh dan nafkah anak, demi mencegah terjadinya penelantaran.

Berita Pengadilan Tinggi Agama Surabaya

Berita Pengadilan Agama Se-Jawa Timur