Lamongan, 24 Juni 2026 - Ketua Pengadilan Agama Lamongan H. Ridwan Fauzi, S,Ag., M.H. turut menghadiri Pembukaan Lamongan Tempo Doeloe (LTD) 2026 bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan. Kegiatan yang menjadi salah satu agenda tahunan unggulan Pemerintah Kabupaten Lamongan tersebut dilaksanakan pada Rabu (24/6/2026) mulai pukul 08.15 WIB hingga selesai, bertempat di Lapangan Gajah Mada Lamongan. Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, instansi vertikal, pelaku usaha, pelaku UMKM, serta masyarakat Lamongan yang antusias menyaksikan rangkaian kegiatan. Kehadiran Ketua Pengadilan Agama Lamongan dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam melestarikan nilai-nilai sejarah, budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan dalam gelaran Lamongan Tempo Doeloe.



Dalam sambutannya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan bahwa kegiatan Lamongan Tempo Doeloe tidak hanya menjadi sarana hiburan dan nostalgia bagi masyarakat, tetapi juga mengandung makna penting tentang perjuangan. Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan harus terus diwarisi dan diwujudkan dalam pembangunan daerah. “Berbagai tema yang melambangkan perjuangan ini hendaknya menjadi penyulut motivasi, agar kita selalu memberikan yang terbaik untuk Lamongan,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak YES. Bupati juga menegaskan bahwa semangat perjuangan pada masa kini diwujudkan melalui kerja keras, inovasi, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mengantarkan Kabupaten Lamongan menuju kemajuan dan kejayaan di berbagai sektor.

Pada penyelenggaraan LTD tahun 2026, sebanyak 138 stand turut meramaikan kegiatan. Terdiri dari 88 stand yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, instansi vertikal, dan pihak swasta, serta 50 stand bazar UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan masyarakat Lamongan. Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan, Moh. Nalikan, menyampaikan bahwa meningkatnya jumlah partisipan dari tahun ke tahun menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap gelaran Lamongan Tempo Doeloe yang akan berlangsung hingga 27 Juni 2026. “Kami berharap gelaran ini juga mampu memutar roda ekonomi, sehingga membantu UMKM Lamongan dapat terus bertumbuh,” ungkapnya. Selain menghadirkan suasana nostalgia melalui dekorasi dan sajian tradisional khas tempo dulu, berbagai stand juga menawarkan wahana rekreasi, edukasi, dan pelayanan publik yang menarik bagi masyarakat.

Salah satunya adalah stand Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan yang menampilkan berbagai hewan unik dan jinak, seperti domba, kura-kura, hingga ular, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Berbagai layanan publik juga tersedia untuk memudahkan masyarakat, di antaranya pelayanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta layanan pemeriksaan kesehatan mata gratis yang disediakan oleh RSUD Ngimbang. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas. Melalui keikutsertaan dalam pembukaan Lamongan Tempo Doeloe 2026, Ketua Pengadilan Agama Lamongan menunjukkan dukungan terhadap sinergi antarlembaga dalam membangun Kabupaten Lamongan yang maju, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sejarah, budaya, dan semangat perjuangan sebagai fondasi pembangunan daerah. (MF)
