img-logo img-logo
PA SITUBONDO MENGIKUTI PEMBINAAN OLEH PTA SURABAYA
PA SITUBONDO MENGIKUTI PEMBINAAN OLEH PTA SURABAYA
Tanggal Rilis Berita : 08 Juli 2026, Pukul 14:46 WIB, Telah dilihat 4 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Selasa, 07 Juli 2026, Pengadilan Agama Situbondo mengikuti kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Surabaya di Pengadilan Agama Trenggalek. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pimpinan dan aparatur dari satuan kerja Pengadilan Agama se-Jawa Timur. Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas tata kelola organisasi dan pelayanan kepada masyarakat. Pengadilan Agama Situbondo berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kinerja lembaga. Seluruh peserta mengikuti pembinaan dengan penuh perhatian dan antusiasme. Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan.

Whats-App-Image-2026-07-08-at-08-09-04

Pembinaan membahas berbagai aspek penting yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas di bidang Kepaniteraan dan Kesekretariatan. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja, administrasi, serta pengelolaan layanan di masing-masing satuan kerja. Evaluasi tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh proses administrasi dan pelayanan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, peserta juga diajak untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan beserta alternatif penyelesaiannya. Pembinaan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di lingkungan peradilan agama. Dengan adanya evaluasi yang berkesinambungan, kualitas pelayanan kepada masyarakat diharapkan terus mengalami peningkatan.

Whats-App-Image-2026-07-08-at-08-09-04-1

Salah satu materi utama dalam pembinaan adalah mengenai Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) yang disampaikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H. Dalam paparannya, beliau menjelaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai bagian dari reformasi birokrasi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Setiap satuan kerja diharapkan mampu memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan serta terus melakukan inovasi demi memenuhi harapan masyarakat. Beliau juga menekankan bahwa hasil evaluasi PEKPPP harus menjadi bahan perbaikan yang berkelanjutan. Seluruh aparatur didorong untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel. Materi tersebut mendapat perhatian serius dari seluruh peserta yang hadir.

Selain membahas pelayanan publik, Ketua PTA Surabaya juga memberikan arahan mengenai pentingnya sinergi antara bidang Kepaniteraan dan Kesekretariatan dalam mendukung pencapaian kinerja organisasi. Menurutnya, koordinasi yang baik antarbagian akan menghasilkan pelayanan yang lebih efektif dan efisien. Beliau mengingatkan bahwa keberhasilan suatu satuan kerja tidak hanya diukur dari capaian administrasi, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan. Setiap aparatur diharapkan memiliki komitmen yang sama dalam membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas. Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi salah satu faktor yang terus didorong dalam pembinaan tersebut. Arahan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kualitas kinerjanya.

"Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, kita tidak boleh hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi, tetapi juga harus memastikan bahwa pelayanan tersebut memberikan kepuasan, kemudahan, dan rasa keadilan bagi para pencari keadilan," ujar Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H. Beliau juga menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi harus dijadikan sebagai budaya kerja untuk mendorong perbaikan secara berkelanjutan. Menurutnya, setiap satuan kerja memiliki tanggung jawab untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Seluruh aparatur diharapkan mampu menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat melayani dalam setiap pelaksanaan tugas. Pesan tersebut mendapat sambutan positif dari seluruh peserta pembinaan. Nilai-nilai yang disampaikan diharapkan dapat diterapkan secara konsisten di masing-masing satuan kerja.