img-logo img-logo
Ketua, Wakil Ketua, dan Plt. Sekretaris Pengadilan Agama Kraksaan Ikuti Sosialisasi Inovasi Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak
Ketua, Wakil Ketua, dan Plt. Sekretaris Pengadilan Agama Kraksaan Ikuti Sosialisasi Inovasi Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak
Tanggal Rilis Berita : 28 Juli 2026, Pukul 19:27 WIB, Telah dilihat 23 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Kraksaan

Kraksaan, 28 Juli 2026 - Ketua Pengadilan Agama Kraksaan, Wakil Ketua, dan Plt. Sekretaris mengikuti Zoom Meeting Sosialisasi Inovasi Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa pukul 13.00 WIB tersebut diikuti dari Ruang Media Center Pengadilan Agama Kraksaan. Sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh pimpinan Pengadilan Agama Tingkat Pertama di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.

inov

Acara dibuka oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya yang menyampaikan pentingnya inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan peradilan, khususnya bagi perempuan dan anak pasca perceraian. Selanjutnya, Ketua Pengadilan Agama Surabaya memaparkan dua inovasi yang akan segera diluncurkan, yaitu RAHMA (Ramah Hak-Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian) dan FEMINA (Fasilitas Informasi Pembayaran Nafkah Mantan Istri dan Anak). Kedua inovasi tersebut merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat perlindungan hak perempuan dan anak melalui pelayanan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada keadilan.

Screenshot-1

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa inovasi RAHMA merupakan sistem pelayanan yang memastikan pemenuhan nafkah mantan istri dan anak melalui sinergi penundaan layanan publik dengan Pemerintah Kota Surabaya bagi mantan suami yang tidak memenuhi kewajibannya. Sementara itu, FEMINA merupakan sistem digital yang menyediakan fasilitas informasi secara transparan untuk memantau pembayaran nafkah mantan istri dan anak sebagai bagian dari implementasi program RAHMA. "Melalui inovasi RAHMA dan FEMINA, kami berharap pemenuhan hak perempuan dan anak pasca perceraian dapat terlaksana secara lebih optimal, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi para pihak," ujar Ketua Pengadilan Agama Surabaya.

inov1

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif dan diikuti oleh seluruh peserta dari Pengadilan Agama se-wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Berbagai pertanyaan dan masukan disampaikan terkait mekanisme penerapan kedua inovasi tersebut agar dapat diimplementasikan secara efektif di setiap satuan kerja. Melalui sosialisasi ini diharapkan inovasi RAHMA dan FEMINA mampu memperkuat pelayanan peradilan yang lebih responsif, akuntabel, serta memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap hak-hak perempuan dan anak pasca perceraian.