Bojonegoro, 16 Oktober 2026 M - 5 Jumadil Awal 1448 H
Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Bojonegoro, Sandhy Sugijanto, menghadiri Rapat Koordinasi OPD Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro, tanggal 15 Oktober 2026, pukul 09.00 sampai 11.30 wib di Ruang Rapat - Lantai 6. Rapat tersebut diadakan dalam rangka persiapan kegiatan Karnaval dengan tagline Bojonegoro Bahagia Carnival dan Kirab Budaya Api Abadi. Seluruh kegiatan karnaval dan kirab budaya ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Bojonegoro ke-349 Tahun 2026. Kehadiran Panmud Hukum PA Bojonegoro merupakan bentuk dukungan lembaga peradilan terhadap program pemerintah daerah dalam memeriahkan hari jadi. Sinergi antar instansi diharapkan mampu menyukseskan rangkaian HUT Bojonegoro yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Dalam rapat koordinasi tersebut dipaparkan bahwa rute karnaval seputar jalan utama kota dan kirab budaya api abadi akan diselenggarakan di 4 kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Empat kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Ngasem, Kecamatan Kalitidu, Kecamatan Malo dan Kecamatan Trucuk. Pemilihan empat kecamatan tersebut bertujuan untuk mendekatkan perayaan HUT kepada masyarakat yang berada di wilayah pinggiran. Dengan konsep jemput bola, masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke pusat kota untuk menyaksikan kemeriahan HUT. Kegiatan ini diharapkan mampu pemerataan hiburan dan menggairahkan ekonomi lokal di setiap kecamatan penyelenggara.
Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Edi Susanto, S.Sos, M.Si, yang didampingi oleh Bapak Asisten 3 Bidang Administrasi Umum, Machmuddin, AP, MM Sekda menekankan bahwa seluruh OPD harus terlibat aktif dan berkolaborasi agar kegiatan berjalan lancar, aman dan meriah. Beliau juga bertanya kepada setiap kecamatan untuk menyiapkan partisipasi terbaik dari desa-desa di wilayahnya masing-masing. Asisten 3 menambahkan bahwa pengamanan, kebersihan dan kelancaran lalu lintas harus menjadi perhatian utama selama karnaval berlangsung. Rakor berlangsung serius namun penuh semangat kebersamaan untuk menyukseskan pesta rakyat Bojonegoro.
Pada kesempatan lain, Ketua PA Bojonegoro, Sutikno, S.Ag, MH, memberikan komentar positif terkait keterlibatan PA Bojonegoro dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, rangkaian kegiatan HUT ini merupakan kegiatan yang hakikatnya dari masyarakat Bojonegoro, oleh masyarakat dan untuk masyarakat Bojonegoro. Ia menyampaikan bahwa PA Bojonegoro sebagai bagian dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah sangat mendukung kegiatan yang mempersatukan masyarakat. “Kami di PA Bojonegoro siap mendukung, karena semangat Bojonegoro Bahagia Carnival ini sejalan dengan semangat pelayanan kami yaitu membahagiakan masyarakat pencari keadilan,” ujar beliau. Ia berharap partisipasi PA Bojonegoro dapat semakin mendekatkan pengajaran kepada masyarakat.
Tema karnaval tahun ini mengusung tema tentang kebhinekaan, lingkungan dan budaya sebagai cerminan jati diri Bojonegoro. Tema kebhinekaan menggambarkan kerukunan antar suku dan agama yang hidup harmonis di Bumi Angling Dharma. Tema lingkungan akan menampilkan ekologi ekologi daerah dan kampanye pelestarian alam seperti keasrian kawasan Hutan Jati serta menjaga kebersihan aliran Sungai Bengawan Solo. Tema budaya akan menampilkan kekayaan seni tradisional seperti Tayub, Wayang Thengul dan Kirab Budaya Api Abadi Kayangan Api. Manfaat bagi masyarakat Bojonegoro dari kegiatan ini sangat besar, yaitu selain sebagai hiburan rakyat gratis, kegiatan ini juga mampu menggerakkan roda perekonomian UMKM, memperkuat persatuan dan melestarikan budaya lokal Bojonegoro. Snd