Jumat, 30 Oktober 2026, APK APBN Pengadilan Agama Situbondo, Merinta Prameswari, S.A., mengikuti webinar bertajuk “Pekerjaan Menumpuk, Takdir Memeluk” secara daring dari Ruang Kesekretariatan. Kegiatan ini menghadirkan Widayati Lestari, S.Ag., S.Psi., M.Psi., sebagai narasumber yang membahas kondisi psikologis seseorang ketika menghadapi beban pekerjaan. Materi yang disampaikan mengangkat hubungan antara realita pekerjaan, penerimaan terhadap takdir, ketenangan jiwa (muthmainnah), dan langkah nyata dalam menjalankan aktivitas kerja. Pembahasan tersebut juga mengajak peserta mengenali burnout melalui tiga dimensi, yaitu kelelahan, sinisme, dan menurunnya efikasi diri.
<img src="https://i.ibb.co.com/HTPyfxtk/Whats-App-Image-2026-10-30-at-14-19-23-3.jpg" alt="Whats-App-Image-2026-10-30-at-14-19-23-3" border="0">
Salah satu bagian materi mengawali pembahasan dengan latihan sederhana bertajuk “Mulai dengan Tiga Napas”, yakni duduk tegak, meletakkan satu tangan di dada, kemudian menarik napas selama empat hitungan dan mengembuskannya selama enam hitungan sambil berzikir “Allah”. Peserta diajak memperhatikan perubahan yang dirasakan pada bahu, rahang, dan dada setelah melakukan latihan tersebut. Narasumber kemudian menguraikan empat perjalanan dalam menghadapi tekanan pekerjaan, meliputi realita beban kerja dan dampaknya pada jiwa, takdir yang dimaknai dengan iman, muthmainnah sebagai tujuan ketenangan jiwa, serta praktik berupa langkah nyata di meja kerja. Widayati Lestari menekankan, “Di tengah pekerjaan yang menumpuk, kita perlu menghadapi realita, memaknai ketetapan dengan iman, menjaga ketenangan jiwa, dan menerapkannya melalui langkah nyata.”
<img src="https://i.ibb.co.com/S796PM2B/Whats-App-Image-2026-10-30-at-14-19-24.jpg" alt="Whats-App-Image-2026-10-30-at-14-19-24" border="0">
Materi selanjutnya menjelaskan burnout melalui tiga dimensi yang perlu dikenali dalam kehidupan kerja. Dimensi pertama adalah kelelahan, yaitu kondisi ketika energi terkuras dan seseorang sulit pulih meskipun telah beristirahat; dimensi kedua berupa sinisme, yakni munculnya jarak mental dan sikap dingin terhadap pekerjaan. Dimensi ketiga adalah efikasi yang menurun, ketika seseorang merasa kurang mampu dan menganggap pekerjaannya tidak lagi berarti. Ketiga dimensi tersebut memberikan kerangka bagi peserta untuk mengenali kondisi kelelahan kerja, perubahan sikap terhadap tugas, serta penurunan keyakinan terhadap kemampuan diri.
Keikutsertaan Merinta Prameswari dalam webinar ini memberikan kesempatan untuk memahami tekanan pekerjaan tidak hanya dari sisi beban tugas, tetapi juga dari dampaknya terhadap kondisi psikologis. Materi latihan pernapasan dan zikir, pemaknaan takdir, serta konsep muthmainnah memberikan pendekatan reflektif yang dapat dipahami dalam menghadapi rutinitas kerja. Sementara itu, pembahasan tiga dimensi burnout menjadi bahan pengenalan terhadap tanda-tanda kelelahan, sinisme, dan penurunan efikasi diri. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh materi yang dapat menjadi bekal untuk mengenali kondisi diri dan menerapkan langkah praktis dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.