Bojonegoro, 2 November 2026 M - 22 Jumadilawal 1448 H
Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bojonegoro patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya tahun ini. BRIDA telah berhasil menyelenggarakan Ajang Bojonegoro Innovation Award (BIA) 2025 dengan sukses dan lancar. Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah dan Pemerintah Kecamatan untuk berkompetisi dalam gagasan. Melalui ajang ini, semangat inovasi untuk pelayanan publik di Bojonegoro terus tumbuh dan terjaga. Kami mengucapkan selamat dan terima kasih kepada BRIDA atas kerja kerasnya.
Selamat kami sampaikan kepada para pemenang yang telah ditetapkan oleh BRIDA Bojonegoro tahun ini. Pada Kategori OPD, Juara 1 diraih Gayatri dari Disnakkan Bojonegoro, Juara 2 Sintesa Emas dari Dinkes Bojonegoro, dan Juara 3 Amanda Bangsa dari Bag. Administrasi Pembangunan Setda. Pada Kategori Pemerintah Kecamatan, Juara 1 diraih Pesona Kali Pacal dari Kecamatan Sukosewu, Juara 2 Purwosari Connect dari Kecamatan Purwosari, dan Juara 3 Satu Akses dari Kecamatan Sumberrejo. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, kreativitas, dan komitmen untuk masyarakat. Semoga inovasi para juara semakin memberikan dampak luas bagi warga Bojonegoro. Kemenangan ini menjadi inspirasi bagi kita semua.
Bagi para inovator yang belum menjadi juara tahun ini, tetaplah semangat dan jangan pernah berhenti berinovasi. Tidak juara tahun ini bukan berarti kalah atau inovasi kita jelek dan tidak berdampak. Ada kalanya terdapat inovasi lain yang dinilai lebih baik dan lebih matang pada tahun ini. Jadikan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk menyempurnakan inovasi agar lebih berdampak. Teruslah berkreasi karena manfaat bagi masyarakat Bojonegoro adalah tujuan utama kita.
Pengadilan Agama Bojonegoro yang tahun ini berpartisipasi dengan inovasi NARASI REBAHAN juga merasakan hal yang sama. Inovasi NARASI REBAHAN (Pendaftaran Perkara Dari Rumah dan Anywhere) pada tahapan presentasi mendapatkan nilai yang bagus dari dewan juri. Namun, nilai presentasi yang bagus ternyata masih belum cukup untuk menjadi juara di tengah ketatnya kompetisi tahun ini. Hal ini menjadi pelajaran berharga bahwa sebuah inovasi harus melayakkan diri dengan memberikan dampak yang signifikan dan terukur. Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro menyampaikan, kami tetap bersyukur atas kesempatan yang diberikan BRIDA untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini.
Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro, Sutikno,S.Ag, M.H, menambahkan bahwa ke depan, NARASI REBAHAN akan terus kami pacu agar benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat. Inovasi ini bertujuan mulia agar masyarakat Bojonegoro dapat mendaftar perkara dari rumah dan dari mana saja tanpa harus datang ke kantor. Hal ini akan memangkas biaya, waktu, dan tenaga bagi para pencari keadilan, terutama bagi perempuan dan kelompok rentan. Manfaat ini sejalan dengan semangat pelayanan prima, transparan, dan akuntabel yang kami usung. Terima kasih kepada BRIDA Bojonegoro yang telah memberikan kesempatan kepada PA Bojonegoro untuk ikut serta, semoga kolaborasi inovasi ini terus berlanjut untuk Bojonegoro yang lebih baik.Snd