PTA Surabaya Gandeng Pascasarjana UIN Malang Tingkatkan Kualifikasi Akademik Aparatur Peradilan
Malang, 11 Juni 2026 – Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Hakim dan Panitera di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya pada Kamis, 11 Juni 2026.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilaksanakan di lingkungan Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., selaku pihak pertama dan Direktur Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd., selaku pihak kedua.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang telah ditandatangani sebelumnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, dan perwujudan kepastian hukum. Melalui perjanjian kerja sama ini, kedua lembaga berkomitmen memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur peradilan agama, khususnya hakim dan panitera di wilayah Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Ketua PTA Surabaya menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi dan kualifikasi akademik aparatur peradilan merupakan kebutuhan strategis di tengah perkembangan hukum dan dinamika masyarakat yang semakin kompleks. Menurut beliau, hakim dan panitera dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis yudisial yang baik, tetapi juga kapasitas akademik yang kuat agar mampu menghadirkan putusan dan pelayanan peradilan yang berkualitas.
"Peradilan Agama saat ini menghadapi tantangan yang semakin dinamis, khususnya dalam perkara-perkara keluarga Islam dan ekonomi syariah. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas akademik hakim dan panitera menjadi investasi penting untuk memperkuat kualitas pelayanan dan penegakan hukum yang berkeadilan," ujar Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh PTA Surabaya kepada Pascasarjana UIN Malang sebagai mitra dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur peradilan agama. Beliau menegaskan kesiapan Pascasarjana UIN Malang untuk memberikan layanan akademik terbaik melalui Program Magister dan Doktor Hukum Keluarga Islam yang telah memiliki reputasi dan kualitas yang baik.
Ruang lingkup kerja sama meliputi proses rekrutmen dan seleksi mahasiswa, penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran pada Program Magister maupun Doktor Hukum Keluarga Islam, pelatihan penulisan karya ilmiah dan artikel jurnal, serta monitoring dan evaluasi perkembangan akademik peserta program. Selain itu, kerja sama ini juga memberikan kemudahan akses akademik bagi hakim dan panitera yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa mengurangi kualitas standar akademik yang berlaku.

Melalui kerja sama ini, PTA Surabaya berharap semakin banyak hakim dan panitera di lingkungan Peradilan Agama Jawa Timur yang dapat meningkatkan kualifikasi akademiknya pada jenjang magister maupun doktor. Peningkatan kualitas sumber daya manusia tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya aparatur peradilan yang profesional, berintegritas, berwawasan akademik, serta responsif terhadap perkembangan hukum dan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Melalui sinergi antara dunia akademik dan lembaga peradilan ini, diharapkan lahir berbagai inovasi dan penguatan kapasitas yang mampu mendukung terwujudnya badan peradilan yang agung serta pelayanan hukum yang semakin berkualitas bagi masyarakat pencari keadilan.
Belum ada komentar, jadilah yang pertama Komentar !