img-logo img-logo
Peringati Milad ke-32 IPASPI dan ke-31 PPHIMM, PTA Surabaya Perkuat Sinergi dan Profesionalitas Peradilan Agama
Tanggal Rilis Berita : 29 Oktober 2026, Pukul 08:28 WIB, Telah dilihat 57 Kali

Peringati Milad ke-32 IPASPI dan ke-31 PPHIMM, PTA Surabaya Perkuat Sinergi dan Profesionalitas Peradilan Agama

Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya menggelar peringatan Milad ke-32 Ikatan Panitera dan Sekretaris Pengadilan Indonesia (IPASPI) dan Milad ke-31 Pusat Pengkajian Hukum Islam dan Masyarakat Madani (PPHIMM), Kamis (29/10/2026), bertempat di Aula PTA Surabaya. Kegiatan yang bertepatan dengan 18 Jumadil Awal 1448 Hijriah ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, merefleksikan perjalanan organisasi, sekaligus memperkuat komitmen dalam mendukung terwujudnya peradilan agama yang mandiri, modern, dan berkelas dunia.

DSC01811a
.

Rangkaian acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dihadiri oleh jajaran pimpinan, hakim, panitera, sekretaris, serta aparatur peradilan agama di wilayah Jawa Timur.

DSC01452a
.

Dalam rangkaian sambutan dan refleksi milad, disampaikan bahwa peringatan hari lahir IPASPI dan PPHIMM yang berdekatan dengan momentum Sumpah Pemuda memiliki nilai historis tersendiri. Semangat persatuan dan perjuangan yang diwariskan para pemuda Indonesia menjadi inspirasi bagi seluruh anggota organisasi untuk terus memperkuat solidaritas dan pengabdian.

DSC01526a
.

IPASPI dan PPHIMM memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan peradilan di Indonesia. Menurut Panitera PTA Surabaya, Dr. H. Ma'sum Umar, SH, MH, selaku Ketua I Bidang Organisasi IPASPI Pusat, Panitera dan Sekretaris merupakan unsur penting dalam tata kelola pengadilan. Panitera berperan dalam mendukung administrasi perkara dan proses persidangan, sementara sekretaris mengawal dukungan administrasi umum, keuangan, dan organisasi. Sinergi keduanya menjadi salah satu fondasi penting bagi kelancaran pelaksanaan tugas pengadilan.

Pada kesempatan tersebut, turut disampaikan penghormatan dan doa bagi almarhum H. Tavip Dwiyatmiko, S.H., M.H., Ketua Umum IPASPI yang wafat pada 24 Oktober 2026. Dedikasi dan perjuangannya dalam organisasi diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota untuk meneruskan semangat kebersamaan dan pengabdian.

DSC01601a
.

Ketua Yayasan Pengembangan Hukum Islam dan Masyarakat Madani (YPHIMM), Dr. H. Purwo Susilo, S.H., M.H., turut berbagi pengalaman perjalanan pengabdiannya di lingkungan peradilan agama, mulai dari menjadi panitera pengganti hingga mencapai jabatan hakim agung.

Pengalaman tersebut menjadi refleksi bahwa perjalanan karier di dunia peradilan membutuhkan kemauan untuk terus belajar, memperdalam ilmu hukum, serta menjaga semangat pantang menyerah. Budaya pembinaan dan pengembangan wawasan hukum perlu terus dipelihara agar aparatur peradilan mampu mengikuti perkembangan kebutuhan hukum masyarakat.

DSC01862a
.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan sejumlah gagasan pengembangan ke depan, di antaranya peningkatan frekuensi bimbingan teknis melalui kerja sama dengan Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) Mahkamah Agung, dengan target penyelenggaraan hingga enam kali dalam setahun di berbagai wilayah Indonesia.

Selain itu, terdapat upaya mendorong penguatan regulasi perlindungan hukum bagi perempuan dan anak pascaperceraian di Jawa Timur agar dapat menjadi peraturan daerah dan menjadi rujukan lebih luas. Pengembangan gagasan peradilan niaga syariah di Jawa Timur juga menjadi salah satu perhatian dalam rangka mendukung peradilan agama yang semakin mandiri dan modern.

DSC01729a
.

Ketua PTA Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kiprah dan kontribusi IPASPI serta PPHIMM dalam mendukung kemajuan peradilan agama.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah pengadilan tidak hanya ditentukan oleh satu unsur, melainkan merupakan hasil kerja bersama seluruh aparatur. Sinergi antara hakim, panitera, dan sekretaris memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan fungsi teknis yudisial maupun dukungan operasional pengadilan berjalan dengan baik.

DSC01998a
.

Panitera dan sekretaris, sebagai bagian penting dari tata kelola peradilan, dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas, profesionalitas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Karena itu, tradisi pembinaan, pengembangan wawasan hukum, dan budaya kerja yang baik harus terus dilanjutkan.

Ketua PTA Surabaya juga mendorong seluruh anggota untuk menjaga semangat dan kerja keras dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan aparatur peradilan. Ia berharap berbagai upaya yang sedang diperjuangkan dapat segera memperoleh hasil sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa PTA Surabaya tengah mempersiapkan rangkaian kegiatan Pekan Milad ke-50 PTA Surabaya yang akan menjadi momentum bersejarah perjalanan lembaga. Sejumlah agenda telah disiapkan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk rencana kehadiran Ketua Mahkamah Agung RI dan Gubernur Jawa Timur.

DSC01659a
.

Salah satu rangkaian istimewa dalam kegiatan tersebut adalah peluncuran koleksi souvenir emas dalam rangka menyambut Milad ke-50 PTA Surabaya tahun 2026. Mengusung tema “PTA Surabaya, Cagar Budaya yang Mendunia”, koleksi ini merefleksikan perjalanan sejarah, dedikasi, dan integritas PTA Surabaya selama setengah abad.

Souvenir tersebut tidak sekadar menjadi cendera mata, tetapi juga mengandung nilai simbolis sebagai pengingat perjalanan panjang lembaga serta motivasi untuk terus menjaga warisan pengabdian bagi peradilan agama.

DSC01704a
.

Penyerahan souvenir secara simbolis dilakukan oleh Ketua PTA Surabaya kepada Ketua PPHIMM sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi dalam lingkungan peradilan agama.

Selain peluncuran souvenir, rangkaian Milad ke-50 PTA Surabaya juga direncanakan diisi dengan peresmian Masjid Al-Mahkamah, peluncuran 50 buku yang berkaitan dengan sejarah dan diskusi, serta pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah yang telah memberikan kontribusi.

DSC01521a
.

Peringatan milad IPASPI dan PPHIMM tahun ini bukan sekadar perayaan hari lahir organisasi, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kompetensi, dan meneguhkan komitmen bersama dalam membangun peradilan agama yang semakin baik.

Melalui sinergi antara hakim, panitera, sekretaris, dan seluruh aparatur, PTA Surabaya terus mendorong terwujudnya tata kelola peradilan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

DSC01925a
.

Semangat kebersamaan tersebut juga menjadi bekal penting dalam menyongsong Milad ke-50 PTA Surabaya. Setengah abad perjalanan lembaga bukan hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga pengingat akan tanggung jawab untuk terus menjaga integritas, melestarikan nilai-nilai pengabdian, dan menghadirkan keadilan bagi masyarakat.

Rangkaian acara ditutup dengan penampilan PTA Surabaya Voice, foto bersama, serta dilanjutkan dengan rapat koordinasi PTA Surabaya bersama Pengadilan Agama se-Jawa Timur.

Belum ada komentar, jadilah yang pertama Komentar !