Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas, PTA Surabaya Laksanakan Pembinaan di PA Jember
Jember — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya melaksanakan kegiatan pembinaan serta monitoring dan evaluasi (monev) pengawasan reguler dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Pengadilan Agama Jember pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat tata kelola peradilan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Ketua PTA Surabaya Nomor 2121/KPTA.W13-A/ST.KP7.1/IV/2026 tanggal 23 April 2026. Tim PTA Surabaya dipimpin oleh Wakil Ketua PTA Surabaya, Dr. H. Acep Saifuddin, S.H., M.Ag., didampingi oleh Panitera PTA Surabaya, Dr. H. Ma’sum Umar, S.H., M.H., serta Sekretaris PTA Surabaya, Muhammad Taufiqurrahman, S.Ag., M.H., bersama anggota tim lainnya.
Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Jember, Drs. Yenisuryadi, M.H., beserta jajaran pimpinan dan aparatur. Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan, serta pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan kantor. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa standar pelayanan telah berjalan secara optimal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap pengawasan reguler dan pengelolaan PNBP. Dalam sesi ini, tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap aspek administrasi, pencatatan, hingga mekanisme pelaporan keuangan. Selain itu, sistem pengawasan internal turut menjadi perhatian guna memastikan seluruh proses berjalan secara tertib, transparan, dan akuntabel.
Tidak hanya melakukan evaluasi, tim PTA Surabaya juga memberikan pembinaan kepada seluruh aparatur Pengadilan Agama Jember. Dalam arahannya, Dr. H. Acep Saifuddin, S.H., M.Ag., menekankan pentingnya menjaga integritas, meningkatkan kualitas kinerja, serta memastikan setiap pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan profesionalisme.

“Pengelolaan administrasi dan keuangan, termasuk PNBP, harus dilakukan secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan,” tegas beliau.
Kegiatan pembinaan berlangsung secara interaktif di ruang sidang utama, disertai diskusi dan tanya jawab antara tim PTA Surabaya dengan para peserta. Forum ini menjadi sarana untuk menyamakan persepsi serta memperdalam pemahaman terkait pengelolaan dan pengawasan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Ketua Pengadilan Agama Jember dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan. Ia berharap kegiatan ini dapat semakin memperkuat pemahaman aparatur dalam menjalankan tugas serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Melalui kegiatan pembinaan dan monitoring evaluasi ini, PTA Surabaya menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas di seluruh satuan kerja peradilan agama, guna mewujudkan peradilan yang agung dan terpercaya.
Belum ada komentar, jadilah yang pertama Komentar !