Kamis, 09 Oktober 2025, Plt. Kepala Sub Bagian Kepegawaian Pengadilan Agama Situbondo mengikuti kegiatan Webinar Manajemen Kinerja ASN yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kegiatan tersebut diikuti secara daring melalui kanal YouTube BKN, bertempat di ruang Kesekretariatan Pengadilan Agama Situbondo. Webinar ini membahas pentingnya pengelolaan kinerja aparatur sipil negara secara profesional dan terukur. Acara ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan pemahaman pegawai terhadap sistem evaluasi dan pengembangan kinerja ASN.

Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Neny Rochyany dari Badan Kepegawaian Negara. Dalam paparannya, beliau menyampaikan berbagai prinsip dasar yang harus diterapkan dalam pengelolaan kinerja aparatur. Menurutnya, manajemen kinerja bukan sekadar alat untuk menilai hasil kerja, tetapi juga sarana pengembangan potensi pegawai. “SKP bukan hanya performance appraisal, tetapi juga performance development,” jelas Neny. Ia menegaskan bahwa sistem kinerja yang baik akan menciptakan ASN yang profesional dan berorientasi pada hasil.

Lebih lanjut, narasumber menekankan bahwa perencanaan kinerja tidak boleh berhenti di awal tahun dan evaluasi di akhir tahun saja. Kinerja harus menjadi proses berkelanjutan yang melibatkan komunikasi aktif antara pimpinan dan bawahan. “Kita tidak hanya menilai di akhir, tapi juga belajar bagaimana memenuhi ekspektasi di sepanjang perjalanan kerja,” tutur Neny. Pernyataan ini menggugah kesadaran peserta untuk memperkuat pola kerja berbasis dialog dan pembelajaran. Intensitas komunikasi kinerja yang meningkat akan menghasilkan efektivitas kerja yang lebih tinggi. Selain itu, pendekatan ini juga dapat memperkuat hubungan profesional antarpegawai.
Dalam slide paparan, disampaikan pula prinsip umum bahwa kinerja individu harus mendukung kinerja organisasi. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pencapaian pribadi dan tujuan lembaga. Setiap ASN diharapkan tidak hanya berorientasi pada target pribadi, tetapi juga berkontribusi pada hasil kolektif instansi. Penekanan ini relevan dengan semangat reformasi birokrasi yang tengah digalakkan pemerintah. Dengan demikian, kinerja ASN harus menjadi bagian integral dari peningkatan kualitas pelayanan publik.