img-logo img-logo
PA SITUBONDO IKUTI SOSIALISASI KODE ETIK DAN KINERJA ASN
PA SITUBONDO IKUTI SOSIALISASI KODE ETIK DAN KINERJA ASN
Tanggal Rilis Berita : 30 Oktober 2025, Pukul 14:29 WIB, Telah dilihat 46 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Pegawai Pengadilan Agama Situbondo, Fani Rahma, mengikuti sosialisasi tentang kode etik dan optimalisasi capaian kinerja ASN yang diselenggarakan secara daring pada Rabu, 29 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung dari ruang Kesekretariatan Pengadilan Agama Situbondo dengan dihadiri secara virtual oleh peserta dari berbagai instansi. Narasumber utama adalah Tonny dari BKSDM, yang menyampaikan materi secara lengkap dan interaktif. Tonny menegaskan bahwa "kode etik merupakan cerminan integritas dan profesionalisme ASN dalam menjalankan tugas." Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kinerja secara berkelanjutan untuk mencapai target organisasi.

WhatsApp Image 2025 10 29 at 15.22.29 1

Dalam sesi, Tonny menjelaskan bahwa kode etik dan norma perilaku harus menjadi pedoman utama ASN dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa "peningkatan kinerja harus didukung dengan penguatan integritas dan disiplin." Peserta diajak untuk memahami bahwa optimalisasi capaian kinerja tidak hanya berfokus pada angka, tetapi juga pada kualitas dan pelayanan. Tonny juga menyoroti perlunya evaluasi dan pengawasan secara rutin guna memastikan keberlangsungan kinerja ASN sesuai standar. Ia menjelaskan, "Pengawasan tidak semata-mata untuk menilai, tetapi untuk memperbaiki dan meningkatkan capaian."

WhatsApp Image 2025 10 29 at 15.32.53

Selain itu, Tonny menekankan bahwa komitmen dan disiplin sangat mempengaruhi keberhasilan peningkatan kinerja ASN. Ia menyampaikan, "Setiap pegawai harus memiliki kesadaran penuh akan tanggung jawabnya." Peserta diajak memahami bahwa perilaku dan etika kerja menjadi faktor penentu keberhasilan tugas. Fani Rahma menambahkan, "Komitmen personal harus didukung kebijakan organisasi yang kondusif." Ini akan memperkuat integritas dan profesionalitas ASN dalam menjalankan tugas. Materi ini diharapkan dapat mendorong ASN untuk terus berinovasi dan berkreasi. Dalam suasana yang penuh semangat, acara pun berakhir dengan harapan penerapan nilai positif di lapangan.

Penutupan acara dilakukan dengan penegasan kembali bahwa kode etik dan kinerja harus menjadi prioritas utama dalam reformasi birokrasi. Tonny mengingatkan, "Implementasi yang konsisten akan membangun kepercayaan publik." Ia menambahkan bahwa pelayanan prima dan bibit iklim kerja sehat harus terus dipupuk. Fani Rahma dan peserta lainnya berkomitmen menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh. Pengadilan Agama Situbondo bertekad menjadi contoh terbaik dalam pengembangan etika dan kinerja ASN. Ke depan, kegiatan serupa akan rutin dilaksanakan untuk memastikan keberlangsungan budaya kerja yang positif. Sinergi dan komitmen bersama menjadi kunci keberhasilan pembinaan ASN yang unggul dan berintegritas.