Surabaya, 3 Desember 2025 — Transformasi digital dalam dunia peradilan menuntut aparatur untuk terus meningkatkan kompetensi dan kesiapan diri. Sistem evaluasi berbasis teknologi kini menjadi standar baru dalam proses pengembangan karier ASN di lingkungan Mahkamah Agung. Dalam konteks inilah, kemampuan adaptasi dan ketelitian pegawai menjadi aspek penting yang harus diperkuat.
Pengadilan Agama Surabaya turut berpartisipasi dalam Ujian Dinas Penyesuaian Ijazah S1 yang dilaksanakan secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh Nanda Eka Putri, A.Md, pengolah data dan informasi pada bagian Umum dan Keuangan, yang mengikuti ujian dari Media Center PA Surabaya. Sebelumnya, peserta mendapatkan pengarahan mengenai alur, sistem e-Exam, serta perangkat yang wajib dipersiapkan.

Dalam arahannya, perwakilan BUA MA RI memberikan penekanan mengenai kesiapan teknis sebagai bagian penting dari proses ujian. “Ujian dinas kali ini terdiri dari beberapa komponen yang membutuhkan ketelitian tinggi, sehingga peserta harus memastikan perangkat dan jaringan internet dalam kondisi optimal,” ujar perwakilan BUA. Ia menambahkan bahwa sistem digital e-Exam dirancang untuk menjamin objektivitas dan transparansi penilaian.
Setelah mengikuti pengarahan, Nanda langsung melanjutkan ke sesi ujian yang diawasi oleh Kasubbag Umum dan Keuangan serta Kasubbag Kepegawaian dan Ortala PA Surabaya. Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan lancar sesuai ketentuan Mahkamah Agung. “Pengarahan kemarin membuat saya lebih siap dan percaya diri dalam mengikuti ujian,” ungkap Nanda seusai menyelesaikan e-Exam.