Malang, 09 Desember 2025. Panitera Muda Hukum- Eris Yudo Hendarto, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Simulasi Aplikasi Bimbingan Perkawinan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Malang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pendampingan bagi calon pengantin. Partisipasi dalam kegiatan ini merupakan salah satu wujud komitmen satuan kerja dalam membangun pelayanan lintas sektor yang lebih efektif. Simulasi ini juga menjadi langkah strategis dalam memastikan aplikasi dapat digunakan secara optimal di lapangan.

Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan terkait mekanisme kerja aplikasi dan alur pelaksanaan bimbingan secara digital. Setiap perangkat daerah yang hadir diminta memahami teknis penggunaan aplikasi agar dapat melakukan pendampingan yang tepat bagi masyarakat. Penjelasan disampaikan secara rinci untuk memastikan tidak ada kendala dalam implementasi selanjutnya. Hal ini menunjukkan kesiapan pemerintah daerah untuk beradaptasi dengan sistem pelayanan berbasis teknologi.
Dalam kegiatan tersebut, Panitera Muda Hukum- Eris Yudo Hendarto, S.H., M.H. memberikan masukan mengenai pentingnya integrasi data antara aplikasi Bimbingan Perkawinan dan instansi terkait. Menurutnya, hal ini akan membantu memperkuat validitas informasi serta mempercepat proses layanan administrasi yang dibutuhkan masyarakat. Beliau menilai kegiatan seperti ini sangat relevan dalam meningkatkan kapasitas pelaksana teknis di daerah. “Kolaborasi berkelanjutan dianggap sebagai kunci untuk mencapai pelayanan publik yang lebih responsif dan adaptif” ujar beliau.

Kegiatan simulasi berjalan dengan lancar dan menghasilkan sejumlah rekomendasi bagi pelaksanaan program ke depan. Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas kehadiran PA Kab. Malang yang turut aktif dalam mendukung program pembangunan keluarga. Diharapkan sinergi lintas sektor ini terus diperkuat agar manfaat aplikasi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Dengan adanya komitmen bersama, layanan bimbingan perkawinan di Kabupaten Malang diharapkan semakin berkualitas dan tepat sasaran.