img-logo img-logo
Materi Terakhir Pembinaan Sekretaris Pengadilan Tekankan Peran Strategis dalam Reformasi Birokrasi
Materi Terakhir Pembinaan Sekretaris Pengadilan Tekankan Peran Strategis dalam Reformasi Birokrasi
Tanggal Rilis Berita : 12 Desember 2025, Pukul 15:03 WIB, Telah dilihat 32 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Pasuruan

Materi terakhir dalam Acara Pembinaan bagi Sekretaris Pengadilan Tingkat Banding dan Tingkat Pertama pada empat lingkungan peradilan seluruh Indonesia berlangsung pada Jumat, 12 Desember 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di Balairung Gedung Tower Mahkamah Agung RI mulai pukul 15.00 hingga 16.00 WIB. Pembinaan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kapasitas sekretaris pengadilan di seluruh Indonesia. Para peserta mengikuti sesi ini setelah rangkaian materi sebelumnya yang sudah dimulai sejak pagi hari. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung dalam memperkuat sistem administrasi peradilan.

Acara ini turut dihadiri oleh empat pejabat tinggi Mahkamah Agung RI yang membawahi bidang administrasi dan teknis peradilan. Mereka adalah Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag), Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum), Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara (Badimiltun), serta Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan Mahkamah Agung dalam mendukung peran strategis sekretaris pengadilan. Para peserta mendapatkan banyak wawasan penting dari pemangku kebijakan tertinggi di lingkungan peradilan. Suasana pembinaan berlangsung khidmat, interaktif, dan penuh perhatian dari seluruh peserta.

Whats-App-Image-2025-12-12-at-15-00-51


image host for documentation
 

Materi keempat disampaikan oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Dirjen Badilag), Bapak Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. Beliau membuka penyampaiannya dengan memberikan apresiasi atas donasi bencana banjir di Sumatra yang telah dikumpulkan secara nasional. Dalam penyampaiannya, beliau menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi kepedulian seluruh satuan kerja peradilan yang telah berpartisipasi dalam donasi kemanusiaan ini.” Selain itu, beliau menyampaikan pentingnya komitmen sekretaris dalam menjaga integritas sistem manajemen peradilan. Materi tersebut memberikan motivasi bagi seluruh peserta untuk terus meningkatkan kontribusi dalam pelayanan publik.

Dalam penjelasannya, Bapak Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. juga menegaskan bahwa sekretaris pengadilan adalah garda terdepan dalam reformasi birokrasi. Beliau menekankan bahwa sekretaris memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh proses administrasi pengadilan berjalan efektif dan akuntabel. Reformasi birokrasi di lingkungan peradilan, menurut beliau, sangat bergantung pada kualitas tata kelola yang dijalankan oleh sekretariat. Hal ini meliputi manajemen SDM, perencanaan, keuangan, hingga layanan publik. Peserta pembinaan menerima pesan tersebut sebagai arahan penting dalam peningkatan kinerja masing-masing satuan kerja.

Sekretaris Pengadilan Agama Pasuruan, Bapak Lukmanul Hakim, memberikan tanggapan positif terhadap materi yang disampaikan oleh Dirjen Badilag. Dalam komentarnya, beliau menyampaikan, “Materi ini memberikan gambaran yang jelas tentang peran sekretaris sebagai motor penggerak reformasi birokrasi di pengadilan.” Beliau menilai bahwa arahan tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam mendukung peningkatan pelayanan di Pengadilan Agama Pasuruan. Dengan mengikuti pembinaan ini, beliau berharap dapat membawa pembaruan positif pada sistem administrasi di satuan kerjanya. Kegiatan pembinaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas aparatur peradilan di seluruh Indonesia.