img-logo img-logo
Penguatan Integritas dan Kinerja Peradilan, Pimpinan PA Lumajang Ikuti Pembinaan di PTA Surabaya
Penguatan Integritas dan Kinerja Peradilan, Pimpinan PA Lumajang Ikuti Pembinaan di PTA Surabaya
Tanggal Rilis Berita : 23 Desember 2025, Pukul 09:26 WIB, Telah dilihat 107 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Lumajang

Ketua Pengadilan Agama Lumajang Dr. Drs. H. Rakhmat Hidayat HS., S.H., M.H., Panitera Pengadilan Agama Lumajang H. Khadimul Huda, S.H., M.H., serta Sekretaris Pengadilan Agama Lumajang Abdul Khodir, S.Ag., M.M. menghadiri kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Surabaya pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 18.30 WIB. Kegiatan pembinaan tersebut dilaksanakan di Pengadilan Tinggi Agama Surabaya sebagai bagian dari upaya penguatan kinerja dan integritas aparatur peradilan agama. Kehadiran pimpinan Pengadilan Agama Lumajang merupakan tindak lanjut atas surat edaran Pengadilan Tinggi Agama Surabaya yang mewajibkan kehadiran pimpinan satuan kerja. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman dalam pelaksanaan tugas serta peningkatan kualitas pelayanan peradilan agama kepada masyarakat.

image host

Dalam pembinaan tersebut, materi utama disampaikan oleh Ketua Muda Kamar Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia, Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum., yang menekankan pentingnya integritas dan moralitas dalam tugas peradilan agama. Dr. Yasardin menggarisbawahi bahwa integritas adalah fondasi moral utama bagi setiap aparatur peradilan, yang harus dijaga baik dalam pengambilan keputusan maupun interaksi profesional. Beliau menegaskan bahwa konsistensi antara nilai, ucapan, dan tindakan adalah penentu kredibilitas lembaga peradilan. Ucapan langsung beliau, “Integritas bukan sekadar kata, tetapi cermin dari perilaku sehari-hari di lembaga peradilan,” menjadi salah satu fokus utama sesi pembinaan.

image host

Acara ini juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H.,  dalam arahannya difokuskan pada berbagai permasalahan yang muncul di lingkungan peradilan agama, antara lain maraknya praktik judi online (judol) serta pentingnya etika aparatur dalam bermedia sosial. Para peserta diingatkan agar senantiasa menjaga sikap dan perilaku, baik dalam pelaksanaan tugas kedinasan maupun dalam aktivitas digital yang dapat memengaruhi citra lembaga peradilan. Selain itu, pembinaan juga menyoroti capaian kinerja Pengadilan Agama di bawah wilayah Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, khususnya terkait penerapan E-AC. Pembahasan turut mencakup persentase penyelesaian perkara serta tingkat kepatuhan pengadilan dalam pengunggahan salinan putusan melalui layanan E-Court sebagai indikator peningkatan kualitas pelayanan peradilan.

image host

Dalam sesi dialog dan tanya jawab, Ketua PTA Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., berperan sebagai mediator sekaligus pembicara dalam pembinaan ini untuk menjembatani pemahaman kebijakan pusat dengan implementasi di wilayah hukum Surabaya. Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H. menyatakan bahwa kesinambungan antara arahan pusat dan praktik di lapangan merupakan hal krusial untuk meningkatkan kualitas peradilan agama. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PA Lumajang atas komitmen mereka untuk hadir dalam pembinaan ini. “Kami berharap seluruh satuan kerja mampu mengimplementasikan nilai-nilai integritas yang telah dibahas hari ini,” ujar Ketua PTA Surabaya kepada peserta.

image host