img-logo img-logo
Kolaborasi Kemnaker dan GNIK: Pengadilan Agama Nganjuk Bekali Aparatur dengan Kompetensi Design Thinking
Kolaborasi Kemnaker dan GNIK: Pengadilan Agama Nganjuk Bekali Aparatur dengan Kompetensi Design Thinking
Tanggal Rilis Berita : 29 Desember 2025, Pukul 10:49 WIB, Telah dilihat 67 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Nganjuk

Pengadilan Agama Nganjuk menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia dengan berpartisipasi dalam kegiatan webinar nasional bertajuk "Membangun Pola Pikir Inovatif Peserta Magang Melalui Design Thinking". Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) bekerja sama dengan Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) ini dilaksanakan secara daring pada hari Senin, 29 Desember 2025. Perwakilan dari Pengadilan Agama Nganjuk, Kasubbag Kepegawaian Irwan Abd Rahman, S.H., M.H., mengikuti jalannya acara dengan saksama mulai pukul 09.30 WIB. Partisipasi ini dilakukan langsung dari ruang kesekretariatan Pengadilan Agama Nganjuk sebagai bagian dari upaya institusi dalam mengadopsi pola pikir kreatif dan solutif di lingkungan kerja.

Cuplikan-layar-2025-12-29-104629

Acara diawali dengan sambutan dari Bapak Darmawansyah, S.T., M.Si., selaku Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI. Dalam narasinya, beliau menekankan bahwa memasuki dunia kerja tidak cukup hanya dengan mengandalkan hard skill, namun harus dibekali dengan soft skill yang kuat melalui program "Magang Hub". Bapak Darmawansyah menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menyiapkan talenta muda agar memiliki ketahanan dan kapabilitas yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Beliau juga secara resmi membuka sesi pertama program ini yang berfokus pada peningkatan produktivitas nasional melalui pembekalan kompetensi esensial bagi para peserta magang di seluruh Indonesia.

Whats-App-Image-2025-10-13-at-11-02-54-1

Selanjutnya, pemaparan materi inti disampaikan secara komprehensif oleh Dr. Yunus Triyonggo, CAHRI, EPC., yang menjabat sebagai Ketua Umum Perkumpulan Pejuang Indonesia Kompeten (PPIK) sekaligus praktisi HR berpengalaman. Dr. Yunus memaparkan materi mengenai metode Design Thinking sebagai pendekatan humanis untuk melahirkan inovasi yang berfokus pada kebutuhan pengguna atau pelanggan. Ia menjelaskan empat pilar utama dalam proses ini, yaitu empathizing (berempati), reframing (mendefinisikan ulang masalah), ideating (menciptakan ide), serta prototyping and testing (pembuatan purwarupa dan pengujian). Beliau menekankan bahwa inovasi sejati muncul bukan dari keinginan pemimpin semata, melainkan dari pemahaman mendalam terhadap masalah nyata yang dihadapi oleh masyarakat atau konsumen.

Cuplikan-layar-2025-12-29-104637

Webinar yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator Akbar Esa, yang merangkum berbagai tantangan dalam berinovasi di dunia kerja. Dr. Yunus Triyonggo mengingatkan para peserta untuk tidak terjebak dalam zona nyaman atau pola pikir lama (familiarity trap) dan terus melatih ketajaman berpikir kritis serta kreatif. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi instansi peserta, termasuk Pengadilan Agama Nganjuk, dalam memberikan pelayanan publik yang lebih inovatif dan efisien. Dengan berakhirnya sesi pada tengah hari, para peserta diharapkan mampu mengimplementasikan strategi Design Thinking untuk menjawab tantangan organisasi di era digital yang dinamis.

Follow juga akun Media Sosial PA. Nganjuk :

Website : https://www.pa-nganjuk.go.id/             

Instagram : https://www.instagram.com/panganjuk/

Facebook : https://www.facebook.com/pengadilanagama.nganjuk/

Youtube : https://www.youtube.com/@panganjuktv9264/videos

Tiktok : https://www.tiktok.com/@panganjuk

Twitter : https://x.com/pa_nganjuk/