Surabaya, 29 Desember 2025 — Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025, Pengadilan Agama Surabaya terus memacu kesiapan administrasi dan pelaporan sebagai bagian dari komitmen akuntabilitas lembaga. Laporan tahunan menjadi instrumen penting yang merefleksikan kinerja, tata kelola, serta capaian program sepanjang tahun. Oleh karena itu, koordinasi yang solid dan perencanaan yang terstruktur menjadi kunci agar laporan tersusun komprehensif dan tepat waktu.

Dalam rangka tersebut, PA Surabaya menggelar rapat pembuatan laporan tahunan yang dihadiri oleh Sekretaris PA Surabaya, Prasetya Puji Raharja, S.H., M.H., para Kepala Subbagian, staf masing-masing subbagian, serta pengelola keuangan. Rapat difokuskan pada persiapan laporan akhir tahun 2025, termasuk pembahasan outline laporan tahunan dan pembagian tugas pengerjaan per bab agar proses penyusunan berjalan efektif dan terarah. Setiap unit kerja didorong untuk berkontribusi aktif sesuai bidang tugasnya. Selain aspek naratif laporan, rapat juga membahas sejumlah isu strategis keuangan dan barang milik negara. Di antaranya adalah realisasi belanja modal pengadaan genset, belanja ekstrakomptabel berupa printer thermal, serta pengadaan tenaga outsourcing periode November–Desember. Pembahasan ini dimaksudkan agar seluruh kegiatan tercermin secara akurat dalam laporan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sekretaris PA Surabaya, Prasetya Puji Raharja, S.H., M.H., menegaskan pentingnya sinergi antar subbagian dalam proses ini. “Laporan tahunan bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi cermin kinerja dan pertanggungjawaban institusi kepada publik,” ujarnya. Rapat juga menyoroti evaluasi sisa anggaran, penyusunan laporan BMN, serta pelaksanaan pengawasan dan pengendalian (wasdal) termasuk pengawasan PNBP. Melalui rapat ini, PA Surabaya optimistis laporan tahunan 2025 dapat diselesaikan secara berkualitas, akuntabel, dan tepat waktu.