img-logo img-logo
Evaluasi PKL Gelombang II, Dosen Pembimbing Lapangan UINSA Surabaya Kunjungi PA Lumajang
Evaluasi PKL Gelombang II, Dosen Pembimbing Lapangan UINSA Surabaya Kunjungi PA Lumajang
Tanggal Rilis Berita : 25 Februari 2026, Pukul 14:45 WIB, Telah dilihat 113 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Lumajang

Panitera Muda Gugatan Pengadilan Agama Lumajang, H. Achmad Chozin, S.H. menerima kunjungan Ibnu Mardiyanto, S. Mn. S. H., M. H. selaku Dosen Pembimbing Lapangan Gelombang II dari UINSA Surabaya dalam rangka evaluasi mahasiswa yang telah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kunjungan tersebut berlangsung di lobby kantor pada hari Rabu, 25 Februari 2026. Agenda utama pertemuan ini adalah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PKL mahasiswa selama berada di PA Lumajang.

Whats-App-Image-2026-02-25-at-14-17-57-2

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek mulai dari kedisiplinan, pemahaman administrasi perkara, hingga kemampuan mahasiswa dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja peradilan agama. Panmud Gugatan menyampaikan apresiasi atas kinerja mahasiswa yang dinilai mampu mengikuti ritme kerja dan mematuhi tata tertib yang berlaku. Selain itu, mahasiswa juga dianggap telah menunjukkan sikap profesional dalam membantu proses administrasi persidangan.

Whats-App-Image-2026-02-25-at-14-17-57-1

Ibnu Mardiyanto, S. Mn. S. H., M. H. menyampaikan terima kasih atas bimbingan dan kesempatan yang diberikan oleh PA Lumajang kepada para mahasiswa. Ia menilai pengalaman praktik di lingkungan peradilan agama memberikan wawasan nyata yang tidak diperoleh di bangku perkuliahan. Evaluasi ini juga menjadi bahan perbaikan bagi kampus dalam meningkatkan kualitas pembekalan sebelum mahasiswa diterjunkan ke lapangan pada periode berikutnya.

Whats-App-Image-2026-02-25-at-14-17-57

Dalam kesempatan tersebut, Panmud Gugatan menyampaikan harapannya agar kerja sama antara PA Lumajang dan UINSA Surabaya dapat terus terjalin dengan baik. “Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa PKL karena selain membantu pekerjaan administrasi, mereka juga belajar secara langsung mengenai praktik beracara di pengadilan agama. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujarnya.