Lumajang - Pada Kamis, 12 Maret 2026, Wakil Ketua Pengadilan Agama Lumajang, Fatkur Rosyad, S.Ag., M.H., M.HES. dengan didampingi Panitera, H. Khadimul Huda, S.H., M.H. dan Sekretaris, Abdul Kodir, S.Ag., M.M. menghadiri rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh unsur pimpinan dan pejabat dari berbagai satuan kerja peradilan agama di wilayah Jawa Timur. Rapat koordinasi tersebut bertujuan memperkuat sinergi serta meningkatkan kualitas tata kelola peradilan di wilayah PTA Surabaya.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H. menyampaikan sosialisasi mengenai Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Ia menekankan pentingnya komitmen seluruh aparatur peradilan dalam menjaga integritas dan mencegah praktik penyuapan di lingkungan kerja. Penerapan SMAP dinilai sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat budaya kerja yang transparan dan akuntabel. Seluruh satuan kerja diharapkan dapat mengimplementasikan sistem tersebut secara konsisten.

Selanjutnya, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. H. Acep Saifuddin, S.H., M.Ag., memaparkan materi terkait pengawasan. Ia menjelaskan bahwa pengawasan internal harus terus diperkuat untuk memastikan setiap pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Pengawasan juga berperan penting dalam menjaga disiplin aparatur serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Dengan pengawasan yang optimal, potensi pelanggaran dapat diminimalisasi sejak dini.

Sementara itu, Panitera Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. Ma'sum Umar, S.H., M.H., membahas berbagai permasalahan yang berkaitan dengan bidang kepaniteraan, khususnya terkait administrasi perkara dan peningkatan layanan persidangan. Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. Naffi, S.Ag., M.H., turut menyampaikan sejumlah isu kesekretariatan, mulai dari pengelolaan kepegawaian, perencanaan anggaran, hingga dukungan sarana dan prasarana. “Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh satuan kerja dapat meningkatkan koordinasi, profesionalitas, serta komitmen dalam memberikan pelayanan peradilan yang bersih, transparan, dan berintegritas,” ujar Ketua PTA Surabaya.