img-logo img-logo
PTA Surabaya Gelar Rapat Koordinasi Peningkatan Kompetensi Tenaga Teknis Peradilan Agama Menuju Pelayanan Berkelas Dunia
PTA Surabaya Gelar Rapat Koordinasi Peningkatan Kompetensi Tenaga Teknis Peradilan Agama Menuju Pelayanan Berkelas Dunia
Tanggal Rilis Berita : 19 Mei 2026, Pukul 09:38 WIB, Telah dilihat 10 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Pasuruan

Malang, 18 Mei 2026 — Pengadilan Agama Pasuruan yang diwakili oleh Panitera Mochammad Agus Syamsul Arief, S.H.  bersama Panitera Muda Gugatan Ricky Rizky Rahmawan, S.H., M.H. menghadiri  kegiatan Rapat Koordinasi Peningkatan Kompetensi Tenaga Teknis Peradilan Agama Menuju Pelayanan Berkelas Dunia sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan peradilan agama yang profesional, modern, dan berintegritas. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama Surabaya tersebut diikuti oleh seluruh satuan kerja peradilan agama di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas aparatur teknis peradilan.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga teknis, memperkuat kualitas administrasi perkara, serta membangun kesamaan persepsi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan agama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dan konsolidasi guna menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin berkembang di era digital. Kehadiran delegasi dari PA Pasuruan menunjukkan dukungan penuh terhadap program peningkatan kualitas sumber daya manusia yang terus didorong oleh PTA Surabaya.

 

Whats-App-Image-2026-05-18-at-15-59-23


Ketua PTA Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H.  dalam sambutannya menekankan bahwa peningkatan kompetensi aparatur peradilan merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Menurut beliau, pelayanan peradilan yang berkualitas hanya dapat terwujud apabila didukung oleh sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan memiliki integritas tinggi. “Pelayanan berkelas dunia tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan teknologi, tetapi yang paling utama adalah kualitas sumber daya manusianya. Oleh karena itu, seluruh tenaga teknis peradilan agama harus terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat pencari keadilan,” ujarnya. Beliau juga menambahkan bahwa transformasi peradilan modern harus diikuti dengan perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur peradilan. “Kita harus membangun budaya kerja yang responsif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Aparatur peradilan agama harus siap menjadi bagian dari perubahan menuju lembaga peradilan yang modern dan terpercaya,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan. Para peserta mengikuti sesi pembinaan, diskusi, serta pemaparan materi secara aktif sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan teknis peradilan agama di wilayah PTA Surabaya.Melalui rapat koordinasi ini diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antar satuan kerja peradilan agama serta lahir berbagai inovasi pelayanan yang mampu mendukung terwujudnya badan peradilan yang agung dan pelayanan publik yang berkelas dunia.