img-logo img-logo
APK APBN Pengadilan Agama Situbondo Ikuti HAITalk Episode 3 Tahun 2026
APK APBN Pengadilan Agama Situbondo Ikuti HAITalk Episode 3 Tahun 2026
Tanggal Rilis Berita : 19 Juni 2026, Pukul 15:06 WIB, Telah dilihat 3 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Kamis, 18 Juni 2026, APK APBN Pengadilan Agama Situbondo, Merinta Prameswari, S.A., mengikuti kegiatan HAITalk Episode 3 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti dari ruang kesekretariatan Pengadilan Agama Situbondo. HAITalk merupakan forum pembelajaran yang bertujuan meningkatkan kompetensi pengelola keuangan di lingkungan peradilan. Pada episode kali ini, peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses pembayaran melalui Katalog Elektronik pada aplikasi SAKTI. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh peserta dari berbagai satuan kerja. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama sesi berlangsung.

HAITalk Episode 3 Tahun 2026 mengangkat tema “Kupas Tuntas Proses Pembayaran Katalog Elektronik pada SAKTI.” Tema tersebut dipilih untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata cara pembayaran atas pengadaan barang dan jasa melalui Katalog Elektronik. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan tugas para pengelola keuangan dalam mendukung pelaksanaan anggaran yang akuntabel. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami setiap tahapan proses pembayaran secara sistematis dan sesuai ketentuan yang berlaku. Pembahasan juga mencakup berbagai kendala yang sering ditemui dalam pelaksanaan transaksi. Dengan demikian, peserta dapat memperoleh solusi dan langkah-langkah yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan yang muncul.

Kegiatan ini menghadirkan Rafly Rasyad Harahap sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menjelaskan secara rinci alur proses pembayaran Katalog Elektronik yang terintegrasi dengan aplikasi SAKTI. Penjelasan dimulai dari tahapan pengadaan, penerimaan barang atau jasa, hingga proses pembayaran kepada penyedia. Narasumber juga memberikan gambaran mengenai dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan oleh satuan kerja. Selain itu, peserta diberikan pemahaman terkait pentingnya ketelitian dalam melakukan verifikasi data sebelum pembayaran dilakukan. Materi yang disampaikan disusun secara sistematis sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Dalam sesi pemaparan, Rafly Rasyad Harahap menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dalam setiap proses pembayaran. Ia menjelaskan bahwa kesalahan administrasi dapat berdampak pada keterlambatan pencairan dana maupun temuan dalam pemeriksaan. “Setiap tahapan pembayaran harus dilakukan sesuai prosedur dan didukung dokumen yang lengkap agar proses berjalan lancar serta dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya. Pernyataan tersebut menjadi perhatian utama bagi peserta yang hadir secara daring. Para peserta mencatat berbagai poin penting yang disampaikan selama kegiatan berlangsung. Materi tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.