Trenggalek, 7 Juli 2026 – Ketua, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Agama Kabupaten Malang mengikuti kegiatan pembinaan yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., pada Selasa (7/7) di Pengadilan Agama Trenggalek. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan satuan kerja di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Surabaya sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi. Pengadilan Agama Kabupaten Malang diwakili oleh Ketua Drs. Amar Hujantoro, M.H., Panitera Kholid Darmawan, S.H., M.H., serta Sekretaris Rohmad Bahrudin, S.Kom., S.H., M.HP. Pembinaan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat kompetensi kepemimpinan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada perubahan.

Dalam pembinaannya, Ketua PTA Surabaya menekankan bahwa seorang pemimpin tidak hanya bertugas mengelola organisasi, tetapi juga mampu menggerakkan sumber daya manusia dan membangun budaya kerja yang positif. Materi yang disampaikan mengangkat tiga aspek utama kepemimpinan, yaitu Management sebagai kemampuan memimpin organisasi, Leadership sebagai kemampuan memimpin orang, dan Self-Driving sebagai kemampuan memimpin diri sendiri. Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan organisasi peradilan yang unggul dan responsif terhadap berbagai tantangan. Peserta juga diajak untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerjanya masing-masing.
Dalam arahannya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H. menyampaikan bahwa perubahan organisasi harus diawali dari perubahan cara berpikir setiap pemimpin. "Self-Driving menjelaskan cara mengubah mental passenger (penumpang) menjadi driver (pengemudi). Syarat dasar untuk bisa menjadi pemimpin selaku aktor pelaku perubahan di dalam organisasi, bukan sekadar menjadi pengikut yang meniru-niru," tegasnya. Beliau juga mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi sangat dipengaruhi oleh kemampuan pemimpin dalam memberikan teladan, membangun kolaborasi, serta mengambil keputusan secara tepat. Melalui pembinaan ini, diharapkan setiap pimpinan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Keikutsertaan Ketua, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Agama Kabupaten Malang dalam kegiatan pembinaan ini merupakan wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan dan tata kelola organisasi. Pengetahuan dan wawasan yang diperoleh akan menjadi bekal dalam membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima. Selain itu, pembinaan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antarpimpinan dalam mewujudkan kinerja organisasi yang lebih efektif dan adaptif terhadap perubahan. Dengan kepemimpinan yang kuat dan berintegritas, Pengadilan Agama Kabupaten Malang terus berupaya memberikan pelayanan peradilan yang berkualitas serta memenuhi harapan masyarakat pencari keadilan.