img-logo img-logo
Sinergi di Udara: PTA Surabaya dan Radio Suara Lumajang Komit Tekan Angka Pernikahan Dini
Sinergi di Udara: PTA Surabaya dan Radio Suara Lumajang Komit Tekan Angka Pernikahan Dini
Tanggal Rilis Berita : 09 Juli 2026, Pukul 11:16 WIB, Telah dilihat 60 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Lumajang

Sinergi di Udara: PTA Surabaya dan Radio Suara Lumajang Komit Tekan Angka Pernikahan Dini

LUMAJANG (08/07/2026) – Pengadilan Agama (PA) Lumajang bersama Kementerian Agama terus menggencarkan edukasi guna menekan angka dispensasi nikah di wilayah Jawa Timur. Melalui siaran interaktif di Radio Suara Lumajang, lembaga peradilan ini mengupas tuntas dampak buruk pernikahan dini dari sudut pandang hukum dan kesehatan. Langkah preventif melalui jalur udara ini dinilai sangat efektif untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.

WhatsApp Image 2026 07 08 at 09.30.10

Faktor ekonomi dan kurangnya edukasi sex remaja menjadi pemicu utama tingginya permohonan pernikahan di bawah umur. PP PTA Surabaya yang diperbantukan di PA Lumajang yakni H. Hadiyatullah, S.H., M.H. menegaskan bahwa batasan usia minimal 19 tahun harus dipatuhi demi keselamatan masa depan generasi bangsa. Sesi tanya jawab dalam program tersebut pun langsung dibanjiri oleh pertanyaan warga yang peduli terhadap isu sosial ini.

Pernikahan dini dinilai memicu berbagai masalah baru seperti tingginya angka perceraian dan risiko stunting pada anak. Oleh karena itu, penguatan peran orang tua dalam mengawasi pergaulan remaja menjadi benteng pertahanan yang paling utama. Sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan media massa harus terus ditingkatkan demi memutus mata rantai masalah tersebut.

WhatsApp Image 2026 07 08 at 09.30.10 1

Radio Suara Lumajang berkomitmen untuk terus menyediakan ruang siar bagi program edukasi publik yang bermanfaat seperti ini. Masyarakat diharapkan semakin sadar dan berani menolak praktik pernikahan anak demi masa depan yang lebih cerah. Melalui kolaborasi edukatif yang masif, Kabupaten Lumajang optimis dapat menciptakan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing.