img-logo img-logo
Ketua PA Kota Malang Jadi Narasumber Idjen Talk, Bahas Korelasi Pinjaman Online dan Tingkat Perceraian
Ketua PA Kota Malang Jadi Narasumber Idjen Talk, Bahas Korelasi Pinjaman Online dan Tingkat Perceraian
Tanggal Rilis Berita : 10 Juli 2026, Pukul 10:38 WIB, Telah dilihat 6 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Kodya Malang

Isu mengenai dampak pinjaman online terhadap keharmonisan rumah tangga menjadi topik utama dalam program Idjen Talk (Radio Show on TV) yang diselenggarakan oleh City Guide 911 FM bekerja sama dengan Malang Post pada Kamis, 9 Juli 2026. Mengangkat tema "Membedah Korelasi Pinjaman Online dan Tingkat Perceraian di Kota Malang", acara tersebut disiarkan secara langsung mulai pukul 08.00 WIB dan dipandu oleh host Yolanda Oktaviani. Ketua Pengadilan Agama (PA) Kota Malang, Ibu Dr. Hj. Nurul Maulidah, S.Ag., M.H., hadir sebagai salah satu narasumber untuk memberikan perspektif berdasarkan fakta dan pengalaman penanganan perkara perceraian di PA Kota Malang. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan keluarga dalam menjaga ketahanan rumah tangga.

Narsum-Idjen-Talk-1

Diskusi berlangsung interaktif dengan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang yang saling melengkapi. Selain Ketua PA Kota Malang, hadir pula Dr. Nawang Warsi Wulandari, M.Si., Psikolog, selaku Dekan Fakultas Psikologi Universitas Merdeka Malang, serta Farid Faletehan, Kepala OJK Malang. Ketiga narasumber membahas fenomena meningkatnya penggunaan layanan pinjaman online dari sudut pandang hukum, psikologi, dan literasi keuangan. Sinergi tersebut memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai dampak persoalan finansial terhadap kehidupan keluarga.

Narsum-Idjen-Talk-2

Dalam pemaparannya, Ibu Dr. Hj. Nurul Maulidah menjelaskan bahwa persoalan ekonomi masih menjadi salah satu faktor yang kerap melatarbelakangi terjadinya perceraian. Beliau menyampaikan, "Pinjaman online pada dasarnya bukan penyebab utama perceraian, namun dapat menjadi pemicu ketika penggunaannya tidak disertai tanggung jawab, keterbukaan, dan komunikasi yang baik dalam rumah tangga." Lebih lanjut, beliau menambahkan, "Oleh karena itu, literasi keuangan keluarga menjadi sangat penting agar setiap keputusan finansial dapat diambil secara bijaksana sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang berujung pada perceraian." Paparan tersebut memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa persoalan rumah tangga memerlukan penyelesaian secara menyeluruh, baik dari aspek hukum, psikologis, maupun pengelolaan keuangan keluarga.

Narsum-Idjen-Talk-3

Melalui diskusi yang menghadirkan unsur peradilan, akademisi, dan Otoritas Jasa Keuangan, masyarakat memperoleh perspektif yang komprehensif mengenai hubungan antara literasi keuangan dan ketahanan keluarga. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan digital sekaligus menghindari risiko yang dapat mengganggu keharmonisan rumah tangga. Keikutsertaan Ketua PA Kota Malang dalam forum publik ini juga menjadi wujud komitmen lembaga untuk terus memberikan edukasi hukum kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, PA Kota Malang berharap dapat berkontribusi dalam membangun keluarga yang lebih tangguh, harmonis, dan sadar hukum.
 

Narsum-Idjen-Talk-4