Peningkatan kualitas layanan peradilan merupakan salah satu prioritas dalam mewujudkan lembaga peradilan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik, serta tuntutan reformasi birokrasi, satuan kerja peradilan dituntut untuk terus melakukan pembaruan melalui berbagai inovasi yang mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, kemudahan akses, dan kepastian layanan. Kondisi tersebut menjadi motivasi tujuh satker pengadilan agama se-Korwil Malang untuk mengesahkan sembilan inovasi layanan peradilan pada Jum’at, 10 Juli 2026.

Untuk memudahkan akses layanan peradilan kepada masyarakat, terdapat empat inovasi yang dirilis, yakni MEDIUM (Mediasi dan Bantuan Hukum) PA Kota Malang, SIDARA-CESIKA (Sistem Informasi Data Perkara Perceraian dan Dispensasi Kawin) PA Lumajang, AKSARA (Akses Informasi Akta Cerai di Pengadilan Agama Kraksaan), dan e-PUNEL (Elektronik Poster untuk Navigasi E-Layanan) PA Bangil. Selain itu, terdapat lima inovasi yang dirilis guna memperingkas layanan internal perkantoran di satker masing-masing, antara lain PASSPORT ASET PA Probolinggo, BALEKAMBANG(Penyajian Barang Milik Negara Secara Terintegrasi Pengadilan Agama Kabupaten Malang), SI-MANTAP (Sistem Monitoring Tugas dan Kedinasan Terpadu) PA Kota Malang, PRESISI (Presensi Digital Terintegrasi) PA Kota Malang, dan MIKA (Media Informasi Manajemen Kepegawaian) PA Pasuruan. Acara launching inovasi tersebut dipimpin oleh Wali Kota Probolinggo (dr.Aminuddin) bersama dengan Ketua PTA Surabaya (Zulkarnain) dan Ketua PA Korwil Malang (Nurul Maulidah).
Ketua PTA Surabaya (Zulkarnain) mengatakan bahwa peluncuran inovasi bertujuan untuk mempermudah pelayanan, mempermurah pelayanan, dan memperlncar layanan. “Peluncuran aplikasi tersebut merupakan penerapan azas dari peradilan cepat sederhana dan biaya ringan” ujar Beliau. Beliau mengharapkan agar inovasi tersebut dapat membawa kebermanfaatan khususnya bagi masyarakat pengguna layanan peradilan.


Bertempat di Bromo View Probolinggo, acara dihadiri oleh Wali Kota Probolinggo beserta Ketua PTA Surabaya beserta Hakim Tinggi dan jajaran pimpinan PTA Surabaya, Ketua Korwil Malang, serta pimpinan dan aparatur dari Pengadilan Agama se-Korwil Malang. Launching sembilan inovasi dilaksanakan bersamaan dengan Diskusi Hukum dan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara PA Probolinggo dan Pemerintah Kota Probolinggo. Adanya kesembilan inovasi tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen satuan kerja Peradilan Agama untuk terus meningkatkan kualitas layanan peradilan di tengah gempuran era globalisasi. Tim Medsos