img-logo img-logo
Syukuri 81 Tahun Mahkamah Agung, PA Kangean Panjatkan Doa untuk Peradilan yang Luhur
Syukuri 81 Tahun Mahkamah Agung, PA Kangean Panjatkan Doa untuk Peradilan yang Luhur
Tanggal Rilis Berita : 19 Agustus 2026, Pukul 11:58 WIB, Telah dilihat 2 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Kangean

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Mahkamah Agung Republik Indonesia (MARI) di Pengadilan Agama (PA) Kangean berlangsung dalam suasana penuh syukur dan kebersamaan. Keluarga besar PA Kangean menggelar tasyakuran dan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang Mahkamah Agung RI dalam mengawal penegakan hukum dan keadilan di Indonesia.

Baca Juga : Dedikasi Delapan Tahun, Achmad Chusnaeni, S.Sy. Raih Penghargaan Satyakarya Sewindu

Kegiatan tasyakuran dilaksanakan setelah rangkaian peringatan HUT MARI di lingkungan PA Kangean, Rabu (19/8/2026) dihalaman belakang kantor PA Kangean. Seluruh unsur keluarga besar PA Kangean turut hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari pimpinan, hakim, aparatur kepaniteraan dan kesekretariatan, hingga tenaga pendukung.

Suasana tasyakuran semakin khidmat dengan dilaksanakannya pemotongan tumpeng secara simbolis yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Tradisi sederhana tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan agar Mahkamah Agung dan seluruh badan peradilan di bawahnya senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

satu

Pemotongan tumpeng dilakukan sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan capaian lembaga, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi di antara seluruh aparatur PA Kangean.

Dalam sambutannya, Ketua PA Kangean, Imdad, S.H.I., M.H., menyampaikan bahwa tasyakuran bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan kesempatan untuk merefleksikan perjalanan pengabdian serta memperkuat kebersamaan.

“Tasyakuran ini adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas segala nikmat dan perjalanan yang telah dilalui Mahkamah Agung hingga mencapai usia 81 tahun. Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk terus menjaga amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Imdad.

Menurutnya, perjalanan sebuah lembaga tidak hanya dibangun melalui kebijakan dan sistem, tetapi juga melalui kerja kolektif dan ketulusan seluruh aparatur yang menjalankan tugas di dalamnya.

“Kekuatan PA Kangean ada pada kebersamaan seluruh aparatur. Setiap orang memiliki peran masing-masing. Karena itu, mari kita jaga kekompakan, saling mendukung, dan bersama-sama membangun lembaga yang semakin profesional dan berintegritas,” lanjutnya.

duaaaa

Ketua PA Kangean juga mengaitkan momentum tasyakuran dengan tema HUT ke-81 Mahkamah Agung RI, “Peradilan Luhur, Indonesia Makmur”. Menurutnya, tema tersebut harus diterjemahkan dalam tindakan nyata melalui pengabdian sehari-hari.

“Peradilan yang luhur tidak hanya berbicara tentang institusi, tetapi juga tentang orang-orang yang berada di dalamnya. Mari kita mulai dari diri sendiri dengan menjaga integritas, disiplin, profesionalitas, dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pencari keadilan,” tegasnya.

Salah Satu Pegawai PA Kangean Achmad Mubassir, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama memberikan ruang bagi seluruh aparatur untuk sejenak berhenti dari rutinitas dan menguatkan kembali semangat pengabdian.

“Doa bersama menjadi pengingat bagi kita bahwa dalam menjalankan tugas, selain ikhtiar dan profesionalitas, kita juga membutuhkan doa. Semoga seluruh aparatur diberikan kesehatan, kekuatan, dan keteguhan dalam menjalankan amanah,” ujarnya.

Ia menilai tasyakuran menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan PA Kangean.

“Kebersamaan adalah modal penting dalam organisasi. Dengan komunikasi yang baik dan hubungan kekeluargaan yang kuat, kita akan lebih mudah menghadapi tantangan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk memohon keberkahan, keselamatan, kesehatan, serta kelancaran bagi seluruh aparatur Mahkamah Agung dan badan peradilan di seluruh Indonesia.

dua

Doa juga dipanjatkan agar PA Kangean senantiasa diberikan kemampuan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah kepulauan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Setelah doa bersama, seluruh peserta menikmati hidangan tumpeng sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.

Bagi keluarga besar PA Kangean, tasyakuran HUT ke-81 Mahkamah Agung RI menjadi lebih dari sekadar tradisi tahunan. Ia menjadi ruang untuk mensyukuri perjalanan, mengenang pengabdian, memperkuat kebersamaan, dan menatap masa depan dengan optimisme.

Dari wilayah kepulauan Kangean, semangat “Peradilan Luhur, Indonesia Makmur” terus dihidupkan melalui kerja nyata, integritas, kebersamaan, dan pelayanan yang berorientasi kepada masyarakat pencari keadilan.

Baca Juga : Estafet Kepaniteraan PA Kangean ! Zainal Arifin Al Hakim Dilantik sebagai Panitera, Gantikan H. Mashar

“Semoga di usia ke-81 ini Mahkamah Agung semakin kuat, semakin dipercaya masyarakat, dan semakin mampu menghadirkan keadilan. Untuk PA Kangean, mari kita terus bekerja bersama, menjaga integritas, dan memberikan pengabdian terbaik,” pungkas Ketua PA Kangean. (mnj/ly)