Pengadilan Agama Situbondo menjadi tuan rumah pelaksanaan Diskusi Hukum Pengadilan Agama se-Koordinator Wilayah Besuki pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan tersebut digelar di BR Cafe Situbondo dan dihadiri oleh Pengadilan Tinggi Agama Surabaya serta Pengadilan Agama se-Koordinator Wilayah Besuki. Diskusi Hukum ini mengusung tema “Dengan Diskusi Hukum Kita Tingkatkan Kualitas Putusan dan Kinerja Aparatur Peradilan Agama menuju Peradilan Berkelas Dunia.” Kegiatan tersebut menjadi forum untuk memperkuat wawasan dan pemahaman hukum bagi aparatur peradilan agama. Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana bertukar pengalaman dan pemikiran antar satuan kerja di wilayah Koordinator Besuki. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam suasana aktif, terbuka, dan penuh semangat kebersamaan.

Diskusi Hukum diawali dengan pemaparan materi oleh Pengadilan Agama Banyuwangi sebagai salah satu satuan kerja peserta. Pemaparan tersebut menjadi bahan awal untuk membuka pembahasan dan diskusi bersama mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas peradilan. Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan tanggapan dan pandangan dari para peserta yang hadir. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, pengalaman, maupun permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas di satuan kerja masing-masing. Pola diskusi tersebut diharapkan dapat menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap berbagai persoalan hukum dan praktik peradilan.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Surabaya sebagai narasumber, yaitu Drs. H.A. Imron, A.R., S.H., M.H., dan Sulhan, S.H., M.Hum. Kehadiran para narasumber memberikan penguatan terhadap pembahasan yang disampaikan dalam forum Diskusi Hukum. Para peserta memperoleh kesempatan untuk mendalami berbagai persoalan hukum melalui perspektif dan pengalaman para Hakim Tinggi. Diskusi juga menjadi ruang untuk menghubungkan pembahasan hukum dengan praktik yang dihadapi oleh aparatur peradilan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Pembahasan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dari Pengadilan Agama se-Koordinator Wilayah Besuki.
Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut menempatkan kualitas putusan sebagai salah satu fokus utama dalam peningkatan kinerja peradilan agama. Putusan yang berkualitas membutuhkan pemahaman hukum yang baik, ketelitian, serta kemampuan dalam menganalisis setiap perkara secara objektif dan profesional. Karena itu, peningkatan kompetensi aparatur menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya peradilan yang berkualitas. Diskusi Hukum memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memperluas wawasan melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman. “Kualitas putusan merupakan bagian penting dari wajah peradilan, sehingga harus terus ditingkatkan melalui penguatan kompetensi dan pemahaman hukum,” ungkap salah satu narasumber, Sulhan, S.H., M.Hum. Pesan tersebut menjadi salah satu refleksi bagi seluruh peserta dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan peradilan agama.